Oleh : Neng Tintin (Ibu Rumah Tangga)
Ramadhan merupakan bulan dimana diturunkannya al-Quran, yang fungsinya sebagai petunjuk/pedoman hidup manusia agar tidak tersesat didunia, dan selamat di akhirat.
Al-Quran bukan hanya turun dibulan yang istimewa, al-Quran pula turun di malam yang sangat istimewa pula, yakni di malam lailatul qadr. Sebagaimana telah difirmankan Allah SWT:
“Sungguh Kami menurunkan al-Quran pada saat Lailatul al-Qadar ( TQS al Qadr :1 ).
Turunnya al-Quran sesungguhnya merupakan peristiwa yang amat Dahsyat dan luarbiasa. Hal ini terbukti bahwa al-Quran benar- benar membawa perubahan besar bagi umat manusia, ini dapat dibuktikan dari sejarah dahulu sebelum al-Quran diturunkan, kala itu bangsa Arab tèkenal dengan maraknya kedzoliman, kebodohan, dan beragam kemaksiatan terjadi disana. Diantaranya perjudian, perzinahan, penipuan jual beli, mabuk-mabukan, pembunuhan terhadap bayi- bayi yang baru lahir, dan kemaksiatan yang paling besar mereka lakukan yakni kemusyrikan, dengan tradisi menyembahan terhadap berhala. Berhala itu mereka anggap Tuhan, padahal mereka sendiri yang membuatnya.
Itulah mengapa zaman itu disebut zaman jahiliah( kebodohan).
Sayangnya, keadaan hari ini pun tidak begitu jauh berbeda dengan masa jahiliah terdahulu. Ragam kemaksiatan pun terjadi dimana-mana. Seperti pembunuhan, pencurian, penipuan, perzinahan, korupsi, seks bebas dan lain sebagainya. Dan bahkan setiap hari terus berulang, bukan makin sedikit justru angka pelakunya pun semakin bertambah.
Harus kita sadari bahwa keadaan hari ini, beragam kemaksiatan yang tak ada henti, akibat tidak di terapkannya al-Quran dalam sistem kehidupan kita saat ini. Mencampakkan al-Quran dan tidak menerapkan hukum-hukumnya merupakan kejahatan terbesar yang kita tidak sadari.
Wahai Kaum Muslim, apakah kita mau terus- terusan hidup seperti ini? kemaksiatan dan keruksakan sudah muak kita saksikan. Apakah kita harus diam saja dengan keadaan yang mengerikan seperti sekarang? bagaimana dengan generasi kita kedepan? Sungguh sulit hidup dalam sistem yang tidak menerapkan al-Quran ini.Ini pun tidak lain karena semua ini akibat dari sikap umat islam, khususnya para penguasanya yang enggan menerapkan dan diatur oleh al-Quran.
Padahal Allah SWT telah memperingatkan kita:
” Siapa saja yang berpaling dari peringatan-Ku (al-Quran) maka bagi dia kehidupan yang sempit dan pada Hari Kiamat nanti Kami akan membangkitkan dia dalam keadaan buta( TQS. Thaha: 124).
Karena itu agar bangsa ini tidak terus- menerus dalam kesempitan hidup dan keterpurukan, mau tidak mau, mereka wajib kembali kepada al-Quran. Karena mengamalkan dan menerapkan seluruh hukum- hukumnya merupakan wujud hakiki dari ketakwaan. Saat takwa benar- benar terwujud secara kolektif di negeri ini, maka beragam keberkahan pasti akan Allah SWT berikan kepada bangsa ini. Seperti janji Allah SWT didalam al-Quran:
” Jika penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan membukakan kepada untuk mereka keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (ayat-ayat -Kami), karena itu Kami mengazab mereka karena apa yang telah mereka lakukan itu( TQS al -A’raf :96).
Semoga kita mau memperjuangkan agar al-Quran dapat diterapkan. Aamiin…
WalLahu a’lam…











