Politik & Pemerintahan

Pertama Kalinya  Keraton Sumedang Bakal Gelar Kirab Mahkota Sumedang Larang Libatkan Tiga Kabupaten

adminsigiku.com
×

Pertama Kalinya  Keraton Sumedang Bakal Gelar Kirab Mahkota Sumedang Larang Libatkan Tiga Kabupaten

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Jeky EPSA

Koran Sinar Pagi, Sumedang – Kirab Mahkota Sumedang Larang tahun 2023 ini bakal berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaan itu karenakan kini kegiatan arak – arakan  Bonokasih  mahkotanya Kerajaan Padjajaran tempo dulu yang terakhir di terima Prabu Geusan Ulun Raja  Sumedang Larang,  melibatkan tiga kabupaten  yang ada di Jawa Barat. Ke tiga kabupaten itu  diantaranya Ciamis, Bogor,  dan terakhir Sumedang  sebagai penerima terakhir.

” Ini peristiwa pertama kali ( kirab Mahkota Sumedang Larang – red) yang melibatkan tiga kabupaten  di Jawa Barat”, ujar Rd. Luky Djohari Soemawilaga, yang bergelar Radya Anom Keraton Sumedang Larang, di Gedung Srimanganti saat menerima kunjungan dari Paguyuban Patriot Siliwangi Sejati  Bandung yang dipimpin Abah Aep, Minggu, ( 7/5/23).

Saya yakin, tambah nya,  kirab ini akan lebih meriah dari tahun  sebelumnya dan saya prediksi kedepan bisa menjadi agenda destinasi wisata Jawa Barat.

” Ke tiga kabupaten itu diantaranya Ciamis, Bogor dan terakhir Sumedang”, ucap Luky.

Dilanjutkan dia, dengan perhelatan ini Kabapaten Sumedang  akan  diuntungkan karena  penguatan sebagai Sumedang Puser Budaya Sunda ( SPBS) akan lebih terefleksikan.

Luky juga  melanjutkan bila kegiatan kirab mahkota kali ini agendanya diawali dari Kabupaten Ciamis   pada tanggal 12 Mei, kemudian sorenya diarak menuju Bogor, berikutnya juga dari sana diarak ke Sumedang.

”  Diperkirakan ( Mahkota Binoksaih) ini  tiba di Sumedang sekitar pagi. Dan siang nya acara puncak  di mulai”, jelas  Luky.

Luky juga mengutarakan , di Sumedang sendiri Kirab Panji akan digelar pada tanggal 12 Mei juga berbarengan dengan  di  Ciamis. Adapun Kirab Panji ini  seperti tahun  lalu dimulai dari Kecamatan Darmaraja berikutnya  arak – arakan berangkat menuju Kecamatan Cisitu, kemudian Situraja, dan  menginap di Kecamatan Ganeas.

” Di  Ganeas ini  kami istirahat untuk bermalam,. Besok nya  dilanjutkan   lagi menuju Tegal Kalong di Kecamatan Sumedang Utara dan ujungnya di Gedung Sri Manganti “, tandas nya.

” Kirab Panji ini dilakukan dengan cara berjalan kaki  sepanjang 35 kilometer”, pungkas Luky.