Oleh : Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd.
(Dewan Pembina PGRI Kota Sukabumi)
Kepemimpinan paling penuh konflik dalam tubuh PGRI adalah era Unifah Rosyidi menjadi Ketua Umum PB PGRI. Ini sangat mengerikan dalam sejarah PGRI.
Konflik pertama, dengan sejumlah pengurus PGRI daerah. Para pengurus PGRI Provinsi dan Kokab mengeluarkan Mosi Tidak Percaya.
Bawaan Unifah Rosyidi menebar konflik. Gaya kepemimpinannya benar benar membawa bencana solidaritas. Kekompakan dan solidaritas PGRI jadi rusak dan terbelah.
Sesama pengurus PGRI daerah jadi saling serang dan bersitegang. Terjadi kubu kubuan, Unifah Rosyidi malah mengamini, satu kubu, menekan kubu lainnya.
Konflik kedua, dengan internal pengurus PB PGRI. Sekjen PB PGRI KH Ali Rahim, Ketua PB PGRI Huzaifah Dadang, Ketua PB PGRI KH Wahyudi, dan 6 tokoh PB PGRI lainnya menolak gaya anomali kepemimpinan Unifah Rosyidi.
Ke 9 tokoh PB PGRI ini tergabung dalam Tim 9 yang punya integritas dan komitmen menyelamatkan PGRI dari gaya kepemimpinan Unifah Rosyidi yang makin lama makin memecah belah.
Sekjen PB PGRI dan para Ketua PB PGRI pasti paling tahu bagaimana buruknya kepemimpinan Unifah Rosyidi. Gedung PB PGRI bagi Tim 9 telah dijadikan Unifah Rosyidi menyalahgunakan amanah anggota.
Konflik ketiga adalah dengan pemerintah, dalam hal ini dengan Kemdikbud Ristek. Ini sangat merugikan para guru anggota. Di daerah PGRI harmoni dengan pemerintah daerah, di pusat bermasalah.
Sangat buruk Sang Pemimpin organisasi yang berkonflik tiada henti dengan pemerintah. Padahal guru anggota PGRI mayoritas ASN. Kemampuan kolaborasi Unifah Rosyidi dengan Kemdikbud sangat buruk.
Konflik keempat, adalah adu domba guru anggota. Plus pemecatan guru pengurus PGRI. Ia telah memecat guru anggota PGRI dan meminta beberapa guru lainnya dipecat pula, bila tidak mendukungnya.
Baru dalam kepemimpinan Unifah Rosyidi ada guru perang opini sesama guru. Saling menyerang dan ini perintah Unifah Rosyidi. Sungguh episode gelap ini harus dihentikan.
Demi guru, demi rumah perjuangan guru dan demi kebaikan bersama, bukan demi Unifah Rosyidi yang sangat bermasalah dalam memimpin. Allah maha memberi Ridha pada niat baik.











