OPINI/Artikel

Pengerjaan Proyek Asal-Asalan

adminsigiku.com
×

Pengerjaan Proyek Asal-Asalan

Sebarkan artikel ini

Oleh : Ita Riyatna (Ibu Rumah Tangga)

Pengerjaan Proyek pengadaan pemasangan jaringan distribusi utama (JDU) PDAM Tirta Raharja di kecamatan Margahayu – Marga Asih Kabupaten Bandung diduga dikerjakan asal-asalan, Jumat, (7 /07/2023).

Proyek pengadaan pipa untuk saluran air bersih ini bersember dari Perumda Tirta Raharja senilai Rp. 3.701.063.853.60′, atau sekitar 3.7 Miliar dikerjakan oleh PT. Delta Mulia Elmasutra dan sebagai konsultan PT.Adi Cipta Persada. Waktu pelaksanaan dikerjakan 90 hari.

Proyek galian pipa tersebut mengakibatkan rusaknya jalan, warga sekitar banyak yang mengeluhkan ada sebagian sisa-sisa galian tanah yang masih berserakan di ruas jalan raya dan mengakibatkan Jalan becek saat terjadi hujan dan polusi debu pada saat cuaca panas .

Penggalian pipa yang dikerjakan dalam waktu tiga bulan tak kunjung tuntas pengerjaan proyek terkesan hanya sekadarnya saja.
Carut marutnya infrastruktur di negara kita karena masih berbasis ekonomi kapitalis, mereka hanya ingin meraih keuntungan saja, bukan memikirkan kesejahteraan masyarakat,banyak kita temui proyek proyek terbengkalai mangkrak, berapa pun dana yang dialirkan pemerintah untuk proyek itu tidak akan menjadi tuntas, watak dalam sistem kapitalis hanya memikirkan keuntungan saja.

Dalam sitem ekonomi Islam negara akan menyelesaikan proyek secara utuh, terkait pembangunan infrastruktur penggalian pipa, menjadikan rakyat sejahtera wajib atas Khalifah, kesejahteraan tidak akan muncul jika tidak terpenuhi sarana dan prasarana kesejahteraan salah satunya adalah infrastruktur proyek penggalian pipa.

Solusi untuk menghadapi proyek galian pipa yang mangkrak, negara akan melakukan tata kelola secara tuntas dengan memberikan tenaga ahli , infrastruktur harus berjalan dengan orientasi untuk kesejahteraan masyarakat oleh karena itu jika negeri ini ingin menjadikan rakyatnya sejahtera sudah seharusnya meninggalkan sistem ekonomi kapitalisme dan mengambil Syariah Islam sebagai solusi menyeluruh.

Wallahu a’lam bish-shawab.