Pewarta : S. Gervan Epsa.
Koran Sinar Pagi, Sumedang – Keraton Sumedang Larang menyambut kedatangan tamu dari negeri Tirai Bambu ( China) tepatnya dari kota Guangzhou yang datang bersama ABAH Alam seorang budayawan Bandung sesepuh Kawargian Adat Budaya Agama dan Hukum Alam ( ABAH Alam) di Bale Agung Sri Manganti Sumedang, Sabtu, ( 12/8/2023).
Tamu itu bernama Zhanphing, beliau dari Fam (Marga – red) Lie yang datang bersama istrinya Zhaotse.
Kedatangan mereka di sambut baik oleh Yang Mulya ( YM) Radya Anom Keraton Sumedang Larang, Luky Djoehari Soemawilaga, bersama YM Mahapatih Keraton Sumedang Larang Rd. Lily Djamhur Soemawilaga dan Rd Asep Djamu. Dalam sambutannya, Radya Anom, mengaku senang atas kedatangan Zhanphing bersama istrinya yang berkunjung ke kerataon dengan maksud silaturahmi dan menjalin kekeluargaan tersebut.
“Kedatangan Zhanphing dan istrinya ke Keraton Sumedang Larang ini kita sambut dengan baik karena silaturahmi dan terjalinya kekeluargaan merupakan hal yang baik untuk dilakukan sebagai sesama mahluk Tuhan untuk perdamaian dunia “, ucap Rd. Luky Dj Soemawilaga.
Semenentara itu Abah Alam dari Kawargian A.B.A.H pun menerangkan bila memang kunjungan tamunya dari Guangzhau China itu hanya dalam rangka silaturahmi dan menjalin kekeluargaan saja, ” Sebagai bagian dari keluarga, kita mengunjungi ke Keraton Sumedang Larang, dan kedepannya berharap terus terjallin silaturahmi”, ujar Bah Alam kepada wartawan
Selain itu Bah Alam pun menerangkan arti Kawargian yang selama ini dijalaninya,
” Arti dari Kawargian adalah kualitas warga yang bersinergi dan berperan, selanjutnya untuk kata A.B.A.H merupakan singakatan dari Adat, Budaya, Agama dan Hukum Alam Semesta”, jelas nya.
Berikutnya, YM Radya Anom Luky Djoehari Soemawilaga setelah prosesi penerimaan tua ia lun melanjutkanya dengan mengajak tamu berkeliling Keraton Sumedang Larang dan mengenalkan peninggalan-peninggalan leluhur yang ada di Sumedang. Sealin itu ia pun menceritakan sejarah Sumedang Larang serta sejarah Mahkota Binokasih, juga arti dari ingsun medal ingsun madangan, dan para leluhur Sumedang lainnya.
Disesi berikutnya, Radya Anom kepada tamu, memberikan sebuah cindera mata “Iket Kepala” dan Pin Simbul Keraton Sumedang Larang sebagai tanda ikatan Kekeluargaan. Sebaliknya dari Abah Alam (Sesepuh Kawagian A.B.A.H Alam) memberikan Pin Bros K.A.A (Kawargian A.B.A.H Alam) kepada YM Radya Anom, Rd. Luky Djoehari Soemawilaga.
Berikutnya dikesempatan itu, keluarga Keraton Sumedang Larang mengajak makan siang kepada Zhanphing dan Kawargian A.B.A.H Alam ke Rumah Makan Toga Hill Sumedang, sambil melihat pemandangan yang ada di Sumedang.
“Harapan kedepannya pertemuan ini dapat berjalan dan terwujud terus tidak hanya disini,” pungkas Radya Anom Luky Dj Soemawilaga.*****













