OPINI/Artikel

Gangguan Layanan Air, Islam Solusi Mutakhir

adminsigiku.com
×

Gangguan Layanan Air, Islam Solusi Mutakhir

Sebarkan artikel ini

Oleh : Sri M. Awaliyah (Guru SD di Kab. Bandung)

Pelanggan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung, mengeluhkan gangguan layanan distribusi air saluran rumah tangga. Pasalnya sejak beberapa hari layanan PDAM tidak normal bahkan sering tidak mengalir. Akibat gangguan tersebut, banyak warga yang terpaksa beli air galonan meskipun dengan harga cukup mahal.
Walaupun sudah banyak keluhan dari warga namun sampai saat ini media sosial dan contact center PDAM belum memberikan tanggapannya terkait gangguan layanan air tersebut. (www.harapanrakyat.com)

Kesulitan hidup masyarakat terasa bertubi-tubi sudah tersiksa dengan naiknya harga – harga kebutuhan pokok, masih harus merasakan permasalahan air yang belum ada solusi. Al hasil masyarakat terpaksa membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Fakta seperti itu memang wajar terjadi dalam sistem kapitalis-demokrasi, dimana negara dalam pengelolaan sumber daya alam nya termasuk air orientasi nya bisnis hanya sebagai komoditi ekonomi untuk kepentingan para oligarki yang bermodal tanpa memperhatikan kepentingan rakyat.

Dalam hal ini posisi rakyat benar benar lemah, keluhan yang dilontarkan oleh banyak pelanggan tidak digubris. Sistem kapitalis-demokrasi telah memberi ruang bagi swasta untuk mengelola layanan publik, sementara pemerintah merasa tak bersalah dalam mengurusi rakyat, seolah – olah memandang kebijakan yang mereka lakukan telah legal, sesuai sistem yang diberlakukan.

Pemerintah perlu menyadari, bahwa perbuatan mereka tak lepas dari hisab Alloh SWT, sudah selayaknya mereka mengganti sistem kapitalis sekuler ala barat dan mengambil syariat Islam dari Alloh SWT. Mentaati hukum Alloh SWT bukan hanya berbuah pahala namun juga kesejahteraan bagi hidup rakyat.

Dalam syari’at Islam, air termasuk kedalam kepemilikan umum yang haram dibisniskan oleh negara. Rasulullah SAW bersabda ” kaum muslim berserikat atas tiga hal, api, air dan padang rumput”. ( HR Ahmad)

Untuk itu penyediaan pelayanan air bersih bagi rakyat wajib dilakukan oleh negara, dimana negara diberi amanah oleh Alloh SWT sebagai ra’in (pengurus) rakyat. Negara harus memberi pelayanan terbaik bagi rakyat tanpa dipungut bayaran dan benar – benar ditujukan untuk kepentingan rakyat bukan berorientasi bisnis.

Islam telah menempatkan air sebagai sesuatu yang esensial untuk memelihara kesehatan, kebersihan individu dan kesehatan umum. Sehingga kebutuhan dasar rakyat terpenuhi. Islam bukan hanya solusi masalah air, lebih dari itu syariat Islam kaffah solusi dari krisis kesejahteraan rakyat secara umum, krisis moral serta krisis identitas yang terjadi pada umat saat ini.

Wallahu a’lam bish-shawab.