Ragam

PMII Sebut Pemkot Tasik Lalai Dalam Pengelolaan Air Lindi di TPA Ciangir

adminsigiku.com
×

PMII Sebut Pemkot Tasik Lalai Dalam Pengelolaan Air Lindi di TPA Ciangir

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Tono Efendi

Koran Sinar Pagi, Kota Tasikmalaya,- Pemerintah Kota Tasikmalaya dinilai lalai karena tidak mampu mengelola air Lindi yang tengah bocor di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir.

Bahkan pengaplikasian eco enzim ditumpukan sampah TPA Ciangir seolah menjadi pengalihan Isyu yang dilakukan untuk menutupi permasalahan ambruknya bak air Lindi.

“Seolah olah eco enzim ini menjadi jawaban bagi permasalahan yang terjadi di TPA ciangir, namun pada kenyataan nya pemerintah kota lalai dalam menanggapi permasalahan bocornya air lindi,” ungkap Syamsul Ma’arif, Sekertaris PMII Rayon Faperta Universitas Siliwangi
kepada Koran Sinar Pagi, Sabtu (16/9/2023).

Syamsul menilai, jika permasalahan ini sebenanrnya sangat serius karena melihat dampak negatif terhadap lingkungan.

Dua minggu lalu, bak penampungan air lindi TPA ciangir diketahui ambruk entah karena apa. Ini bukan yang pertama kalinya air lindi itu mencemari lingkungan sekitar TPA. Beberapa bulan kebelakang di ketahui bak air lindi itu ambruk karena curah hujan yang tinggi. Namun ditengah musim kemarau ini pun bak air lindi itu masih saja mencemari lingkungan, katanya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh air lindi ini sangat meresahkan masyarakat sekitar TPA, karena ditengah kemarau ini sungai yang menjadi sumber air bagi masyarakat tidak bisa di pakai lagi karena tercemar oleh air lindi tersebut.

“Saya melihat, sebetulnya ada upaya yang dilakukan Pemkot Tasikmalaya dengan adanya dua filtrasi yang terbuat dari Ijuk, namun cara seperti tadi seakan menandakan jika Pemkot Tasikmalaya kurang serius dalam menganggapi permasalahan ini. Seharusnya Pemkot melakukan sebuah upaya yang konkret dalam memaksimalkan pengelolaan air lindi tersebut contoh nya dengan membuat filtrasi yang berkepanjangan”, pungkasnya.