Ragam

Watimena Hadiri Kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pemuda Gereja

adminsigiku.com
×

Watimena Hadiri Kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pemuda Gereja

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Roy P

Kota Ambon – Walikota Ambon, Bodoewin Wattimena menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Dumber Daya Pemuda Gereja di tengah masyarakat yang digelar oleh AMGPM Kota Ambon, sekaligus memberikan paparan materi, bertempat di aula Wisma Gonsalo, Ahurru, Sabtu (30/09/2023).

Dalam kegiatan tersebut juga diadakan sesi tanya jawab,terkait dengan angka pengangguran dan penyakit masyarakat yang belakangan ini sangat tinggi di kota Ambon,

Watimena mengatakan bahwa permaangka pengangguran di kota Ambon sesuai data Tahun 2022 itu jumlahnya sekitar 27.531 jiwa atau 11,67 persen.

Menurutnya, tingginya angka pengangguran ini salah satunya adalah karena Ambon merupakan kota pulau yang kecil, sehingga dari aspek sumber daya alam yang ada pun terbatas.

“Kita kembali di waktu dulu punya orangtua tidak ada masalah karena hidup masih bisa bertani, nelayan dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, walaupun mereka tidak sekolah sampai kejenjang yang lebih tinggi tapi punya penghasilan, pendapatan setiap bulan dari hasil hutan, bertani dan nelayan,” tuturnya.

Hari ini, lanjutnya, dengan ruang yang sempit, ditambah jumlah masyarakat yang semakin banyak, sehingga kesulitan untuk itu.

“Kita tidak seperti di kabupaten lainnya seperti Kabupaten Pulau Buru misalnya ada tambang atau yang lainnya yang bisa menyerap tenaga kerja yang jumlah cukup besar,” imbuhnya.

Dikatakan, Kota Ambon membuka peluang buat investasi yang mungkin tidak pro masyarakat kecil, tetapi cukup banyak menyerap tenaga kerja seperti Alfa midi dan Indomaret,

“Walupun dia di satu sisi banyak/membunuh usaha kecil masyarakat, tetapi disisi lain dia juga mampu menyerap tenaga kerja bagi masyarakat kita yang ada di Kota Ambon,” katanya.

Disebutkan, dengan adanya angka pengangguran yang cukup besar di Kota Ambon maka upaya dari pemerintah dalam mengatasi pengangguran, yang paling penting adalah investasi dan UMKM, karena setiap investor yang masuk menanamkan modal di suatu daerah atau wilayah pasti ada penyerapan tenaga kerja di situ,

“Di kota Ambon ini orang mau masuk berinvestasi di mana lagi Karena ruang sudah semakin sempit,” katanya lagi.

Pemerintah Kota Ambon selalu menganjurkan setiap investasi yang masuk harus mengutamakan tenaga kerja yang memang berdomisili di Ambon,hal ini juga bisa mengurangi angka pengangguran.

Tentang masalah penyakit masyarakat, menurut Watimena, tidak terlepas dari masing – masing pribadinya, kenapa bisa terjerumus dalam hal hal yang negatif, hal ini akibat kurang perhatian dari orangtua.

“Sebagai orangtua harus berperan aktif dalam melihat dan mendidik anak anak, tapi semuanya juga tidak terlepas dari peran anak anak itu sendiri, intinya kalau kita hidup takut akan Tuhan pasti kita tidak berbuat sesuatu yang merugikan diri kita sendiri dan masyarakat sekitarnya,” tegasnya

Lanjut Watimena, Pemerintah kota tidak terlalu fokus membangun fisik, kita bekerja sama dengan banyak LSM, yayasan yang peduli dengan generasi muda hari ini, mensosialisasikan tentang prilaku yang baik.