Ragam

Ratusan Mahasiswa UPI Lakukan Field Trip ke Karaton Sumedang Larang, Mantrijero: Ini Merupakan Program Berkelanjutan

adminsigiku.com
×

Ratusan Mahasiswa UPI Lakukan Field Trip ke Karaton Sumedang Larang, Mantrijero: Ini Merupakan Program Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Koran sinar pagi,Sumedang – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Inpar (Industri Pariwisata) dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang baru-baru ini melaksanakan field trip yang menarik sebanyak 180 Orang Mengunjungi 3 destinasi wisata salah satunya ke Karaton Sumedang Larang (KSL).

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami sejarah dan budaya lokal. Karaton Sumedang Larang dipilih sebagai tujuan field trip karena merupakan salah satu warisan budaya bersejarah yang penting di Sumedang.

Selama kunjungan, mahasiswa dibagi 3 Batch, lalu diajak untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah kerajaan Sumedang Larang , budaya Endong Panah, pengenalan lebih detail Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, struktur bangunan, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

“Dengan melakukan field trip ini, kami berharap mahasiswa dapat memperluas wawasan mereka tentang warisan budaya lokal serta memperkuat identitas dan rasa kebanggaan terhadap budaya Sumedang,” ungkap Rd.Brian Soemawilaga sebagai Mantrijero Karaton Sumedang Larang, Kepada Koransinarpagijuara.com, Sabtu (09/03/24).

Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya UPI Kampus Sumedang dalam meningkatkan pendidikan non-formal yang menekankan pada pembelajaran berbasis pengalaman.

Selain itu, menurut Mantri Jero Rd.Brian AB Soemawilaga menerangkan bahwa field trip tersebut sudah berjalan ke 4 kalinya , menurutnya ini adalah salah satu bukti konkrit UPI Kampus Sumedang untuk mempertahankan Pariwisata yang ada di Kabupaten Sumedang

“Sebagai Mantri Jero Karaton Sumedang Larang, bahwa field trip ke Karaton Sumedang Larang yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Inpar dari UPI Kampus Sumedang adalah bagian dari program kontinuitas yang telah berjalan selama tiga tahun.” Tutur Rd.Brian Soemawilaga

“Kami sangat mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara Karaton Sumedang Larang dan UPI Kampus Sumedang dalam menjalankan program ini. Field trip ini bukan hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar tentang sejarah dan budaya lokal, tetapi juga memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dan warisan budaya yang kita jaga bersama.” Jelasnya

Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan interaktif, seperti diskusi dengan pengelola situs, pemandu wisata, dan praktisi budaya setempat seperti Endong Panah yang ada di Karaton Sumedang Larang.

“Kami sangat berterima kasih kepada Karaton Sumedang Larang atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa kami untuk belajar dan menggali pengetahuan langsung dari sumbernya. Pengalaman ini diharapkan dapat membekali mereka dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah dan budaya lokal,” tambah Dafa sebagai Mahasiswa UPI Prodi Inpar .

Field trip ini menjadi salah satu contoh konkret dari implementasi pendidikan berbasis pengalaman yang diadopsi oleh UPI Kampus Sumedang.

Yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan dan pemahaman yang luas tentang realitas sosial, budaya, dan sejarah di sekitar mereka.

Lebih lanjut, Bayu, selaku Ketua Endong Panah(Wadah Pamah Tradisional) Karaton Sumedang Larang ,berharap bahwa dengan dilakukan field trip tersebut mahasiswa lebih cinta akan budaya lokal.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi bagi pendidikan dan pelestarian budaya di masa mendatang.” Kata Bayu sebagai Ketua Endong Panah KSL [*]