Pewarta : Tim Lipsus
Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Beberapa hari yang lalu Lipsus KSP menyambangi kediaman orang tua siswa/i di Ciwidey satu diantara orang tua siswa angkat bicara menyoal perpisahan di Hotel Sutan Raja Soreang, Kab. Bandung.
7 Mei 2024, seperti diutarakan BA (45) warga Ciwidey, siswa/i diharuskan menyetor uang Rp 400.000,- ke Ibu Aas kesiswaan dan Bu Meli panitia pelaksana perpisahan kls 12 SMAN 1 Ciwidey, “Bagi kami keberatan dengan uang Rp 400.000,- usaha kami cuma serabutan. Kami sering nonton TV pak Gubernur bilang SMA, SMK, SLB negeri bebas segala bentuk pungutan, namun aneh himbauan tersebut tidak berlaku di SMAN 1 Ciwidey,” keluh BA.
Selanjutnya Lipsus KSP berulang kali menyambangi SMAN 1 Ciwidey namun Kepala Sekolah selalu menghindar dari wartawan (Lipsus KSP), setiap datang ke sekolah yang melayani Humas dan Aas Kesiswaan.
Terkait keluhan orang tua siswa, di tanggapi Aas, Bid. Kesiswaan, Aas menepis pihaknya memungut uang sebesar Rp 400.000,- untuk perpisahan di Hotel Sutan Raja Soreang. Perpisahan tersebut panitianya siswa/i. Kepala Sekolah, Guru-guru, Tata usaha beserta staff diundang oleh oleh siswa/i.
Rapat untuk pelaksanaannya digelar di ruang kelas. Kepala Sekolah, Guru-guru, Tata usaha dan staff hadir atas, “masa diundang perpisahan oleh siswa tidak,” tutur Aas. Lebih jauh Aas menguraikan, saat perpisahan di Hotel Sutan Raja, jumlah siswa yang hadir ada 400 siswa/i dari 412 siswa/i kls 12,”pungkasnya.













