Liputan Khusus

Diduga Anggaran Pemeliharaan Jalan Wil. UPT Cileungsi Jadi Ajang Bancakan

adminsigiku.com
×

Diduga Anggaran Pemeliharaan Jalan Wil. UPT Cileungsi Jadi Ajang Bancakan

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Frans Ganyang

Koran SINAR PAGI, Kab. Bogor,- Anggaran pemeliharaan jalan di bawah naungan upt wilayah Cileungsi Kabupaten Bogor menjadi perhatian serius, banyaknya kubangan dibadan jalan pada ruas tertetu selain dikeluhkan juga dapat mengancam serta memahayakan bagi penggua jalan yang melintas.

Seperti diketahui, besaran anggaran pemeliharaan jalan rutin di bawah naungan DP UPR Kab. Bogor pertahunnya sangat fantastis, akan tetapi besaran anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah di rasakan jauh dari azas manfaat. Bagai mana tidak”, berdasarkan hasil investigasi lapangan www.koransinarpagijuara.com pada ruas – ruas tertentu faktanya ditemukan berbagai macam bentuk indikasi penyimpangan.

Mulai dari kubangan yang banyak memenuhi badan jalan, bekas pekerjaan yang kembali menganga hingga dibiarkan menjalarnya rumput ilalang yang memenuhi sisi jalan pada ruas tertentu meskipun sudah masuk dalam flot anggaran. Padahal pelaksanaanya baru seumur jagung. Apakah buruknya kwalitas material menjadi pemicu, ataukah dalam pelaksanaanya yang terkesan asal – asalan dan patut diduga volume pekerjaaan per ruas (titik) tidak sesuai dengan besaran anggaran yang di gelontorkan.

Ataukah memang anggran pemeliharaan jalan di wil UPT Cileungsi menjadi ajang bancakan oleh berbagai pihak, secara tehnis paket PL (Penunjukan Langsung) yang dikelola dp-upr selaku leading sektor sistemnya sudah sedikit bergeser via e-katalog artinya secara kewenangan semua ada pada Kepala Bidang /Kasie PJJ dalam hal menentukan pihak rekanan, artinya rekanan yang sudah menjadi mitra hanyamenjual stample semata. sementara untuk tempat dan bahan material semua sudah di tentukan oleh dinas dan pihak upt wil yang menjadi pelaksana kegiatan ilapangan. Patut diduga telah terjadi persekongkolan jahat dalam pusaran anggaran pemelihaaraan jalan di bumi tegar beriman akhir – akhir ini yang disinyalir melibatkan oknum. Yang nampak hanya pemborosan anggaran, bahkan terkesan jauh dari azas manfaat terindikasi kuat hanya demi meraup pundi – pundi rupiah belaka. Hingga berita ini kami publis Kepala UPT belum terkonfirmasi dikarnakan sangat jarang stay di kantor.