OPINI/Artikel

KDM; Saya Bukan Orang Sakit

adminsigiku.com
×

KDM; Saya Bukan Orang Sakit

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)

Ketika Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan “Nanti kepala sekolah jangan aneh kalau saya tiba tiba ada di ruang kelas”. Ia pun mengatakan, “Saya tidak akan pakai patwal, gak mau, moal, jiga nu gering”.

Secara tidak langsung KDM mengatakan tipe dirinya bisa datang kemana pun, dimana pun, di wilayah Jawa Barat, tanpa pemberitahuan dan pengawalan. Baginya pakai patwal mirip orang sakit di ambulance, ada serinenya.

KDM bukan orang sakit, melainkan akan menyembuhkan dimana ada lokus yang sakit. KDM identik Bapak Aing, sisi bapaknya ini yang tak membutuhkan patwal. Ia egaliter, tak harus diistimewakan.

Bisa jadi Ia datang sebagai Bapak Aing, bukan formal sebagai Gubernur Jawa Barat. Walau pun visitornya sama, yakni untuk kebaikan dan “menyembuhkan” soalan yang ada.

Termasuk pada entitas kepala sekolah, Ia akan melindungi, mengadvokasi dan memberi jaminan, selama kepala sekolah punya integritas. Ia pun menyarankan tidak meladeni oknum eksternal yang datang ke sekolahan kalau maksudnya “UUD.”

KDM mengatakan, terkait akuntabilitas seorang kepala sekolah, terkait biaya operasional sekolah, cukup dengan adanya audit inspektorat, BPKP dan BPK. Selain itu tidak usah dilayani, tidak ada kewenangan.

Jabar Istimewa adalah mimpi bersama yang diorkestrasi oleh Sang Pemimpin terpilih. KDM adalah pemimpin terpilih hasil Pilkada 2024. Ia mengatakan, “Saya mohon ma,af akan membuat cape banyak orang”.

Ungkapan KDM di atas adalah kode bagi kita semua masyarakat Jawa Barat terutama semua ASN nya sebagai staf/pasukan pelayan publik. Harus mau dibawa cape, gercep dan tidak selalu protokoleristik.