Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Jawa Barat adalah provinsi besar dengan jumlah penduduk terbesar. Data BPS 2024 mencatat jumlah penduduk Jabar mencapai 50.345.200 jiwa. Jumlah penduduk adalah potensi dan beban bila tidak berdaya, terkendali dan terlayani.
Diantara elemen atau variabel penting dalam memberdayakan penduduk Jawa Barat adalah entitas ASN. Entitas ASN adalah aparatur yang harus optimal dan bekerja keras untuk melayani jumlah masyarakat yang dinamika dan kompleksitasnya luar biasa.
Adalah Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman, plus sebagai ASN terbaik. Mengapa terbaik? Karena Ia adalah ASN dengan karir tertinggi di Jawa Barat. Ia punya beban moral dan spiritual untuk kebaikan Jawa Barat.
Ekor mengikuti kepala, demikian sebuah pepatah menjelaskan bahwa gerakan pemimpin menentukan gerakan bawahan. Herman Suryatman adalah pemimpin entitas ASN. Ia bagaikan kepala pada badan dan ekor ratusan ribu ASN di Jawa Barat.
Dalam penguatan dan motivasi pada entitas ASN yang baru dilantik, Herman Suryatman wanti wanti berpesan. Bahkan pesannya sangat pedas, keras dan serius. Mengapa serius? Karena Herman Suryatman cinta rakyat Jawa Barat dan masih banyak hal yang harus dibenahi.
Untuk entitas ASN Herman Suryatman mengatakan, “Jangan numpang hidup sebagai ASN”. Ia mengajak para ASN untuk berkerja maksimal dan berkomitmen terbaik. Pastikan semua ASN Jawa Barat berkinerja istimewa, terbaik.
Dalam bahasa Sunda Ia mengatakan harus “beak dengkak”. Beak dengkak bisa diartikan, lakukan segala cara terbaik, berikan dedikasi terbaik, pusatkan semua energi pada layanan terbaik, istimewakan rakyat Jawa Barat.
Bekerja asal asalan harus dihindari. Kalau mau kerja asal asalan lebih baik keluar dari ASN. Jangan menambah beban negara dengan menjadi ASN pemalas dan asal asalan.
Dari hati yang paling dalam dan rasa cinta pada citra dan nama baik Jawa Barat, Herman Suryatman mengajak semua ASN tidak banyak mengeluh. Bersyukur menjadi ASN ditengah banyaknya pengangguran. Rasa syukur itu diwujudkan dalam bentuk melayani masyarakat secara istimewa.
Sebagai “gubernurnya” para ASN, Herman Suryatman ingin agar Jawa Barat ke depan bisa lebih baik dan terbaik. Apalagi Sang Gubernur Dedi Mulyadi punya kinerja dan popularitas luar biasa. Semua mata seolah melihat Jawa Barat.











