OPINI/Artikel

Suara Netizen Untuk Kepala Sekolah

adminsigiku.com
×

Suara Netizen Untuk Kepala Sekolah

Sebarkan artikel ini

Oleh : Dudung Nurullah Koswara
(Ketua Umum DPP AKSI)

Hamdallah, menarik suara suara netizen dalam media sosial terkait kepala sekolah di Banten yang viral. Kebanyakan netizen berkomentar mendukung Sang Ibu Kepala Sekolah yang berusaha menegakan disiplinitas di area sekolah.

Bahkan ada yang berkomentar bila kepala sekolah dinonaktifkan identik “membolehkan” anak anak merokok di sekolah. Entitas netizen sangat subjektif dan memandang anak merokok di sekolah dan orangtua yang melaporkan kepala sekolah adalah orangtua yang emosional.

Sebagai pendidik dan pengurus organisasi kepala sekolah Indonesia, saya melihat kasus ini harus direspon dengan bijak. Mari kita telaah dan dalami. Siapa saja pendidik, termasuk kepala sekolah bila melontarkan kata kata dan sentuhan fisik terukur adalah wajar bila dalam koridor mendidik.

Pemerintah daerah, orangtua, dan pihak lainnya “jangan lebay” bila koridor mendidik masih dalam tahapan yang wajar. Kecuali Sang Pendidik melakukan tindakan diluar koridor mendidik dan ada dendam pribadi, serta melukai anak didik.

Dunia pendidikan kita akan menjadi lemah dan masa depan suram bila “dikit dikit laporkan pendidik”. Kalau tidak percaya pada guru dan sekolahan, lebih baik homeschooling. Anak bahkan “wajib” mengalami ujian disiplinitas agar Ia kuat dan tahan banting.

Adversity quotient, resiliensi, sedikit tekanan bagi sejumlah anak didik dalam hal tertentu dan terukur, wajib diberikan agar Ia teruji, mandiri, kuat dan siap menjadi petarung di masa depan. Generasi rebahan, anak mamah, anak main lapor adalah generasi lembek yang akan jadi mangsa bangsa lain di kemudian hari.

Kepala sekolah, guru, orangtua dan pemerintah terkait mari seirama kolaborasi dalam menciptakan generasi tangguh, kuat, tidak manja dan melambai. Pastikan orangtua dan sekolahan seirama, ciptakan anak anak tangguh dan disiplin, bukan sebaliknya.