Pemkab Ogan Ilir Salurkan Bantuan Rehabilitasi untuk 13 Rumah Korban Puting Beliung

0

Pewarta : Heri Kusnadi

OGAN ILIR – Sebanyak 13 rumah warga yang menjadi korban bencana angin puting beliung di sejumlah wilayah Kabupaten Ogan Ilir mendapatkan bantuan rehabilitasi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.

Bantuan tersebut bersumber dari anggaran negara yang direalisasikan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Ogan Ilir.

Kepala Dinas Perkimtan dan Pertanahan, Dr. Sunarto, melalui Kepala Bidang Perumahan, Amrat Rohlan, mengatakan bahwa pembangunan rumah bantuan tersebut saat ini sedang berjalan dan ditargetkan rampung pada bulan ini.

“Pembangunan 13 rumah korban bencana saat ini sedang dikerjakan. Semoga bisa selesai pada bulan ini,” ujar Amrat, Selasa (7/10/2025).

Amrat menjelaskan, masing-masing rumah bantuan dibangun dengan ukuran tipe 36.

“Ukuran rumah tipe 36 bisa berupa rumah kayu atau rumah batu (rumah depok). Kalau rumah kayu harus menggunakan tiang cor,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa proses pembangunan juga melibatkan swadaya masyarakat setempat, mengingat keterbatasan anggaran. Untuk satu unit rumah, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp35 juta per penerima manfaat.

“Sebesar Rp5 juta digunakan untuk upah tukang dan Rp30 juta untuk material bangunan,” jelasnya.

Adapun penerima manfaat bantuan rehabilitasi rumah tersebar di beberapa desa, antara lain Desa Seri Bandung, Ulak Aur Berdiri, Tanjung Mas, Sudi Mampir, dan Desa Kotadaro.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Perkimtan dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pembangunan rumah warga terdampak bencana tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi semangat baru untuk bangkit kembali,” ujar Bupati Panca.

Dengan adanya bantuan ini, Pemkab Ogan Ilir berharap masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menempati rumah yang layak huni serta meningkatkan kualitas hidup mereka pascabencana.