Polisi Amankan Delapan Orang Usai Bentrok Ojol dan Debt Collector di Bandung

0
9

Pewarta : Ida

Kota Bandung – Polresta Bandung mengamankan delapan orang menyusul bentrokan antara sejumlah pengemudi ojek online (Ojol) dan pihak yang diduga debt collector di Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jum’at (17/7/2026) malam.

Wakasat Reskrim Polresta Bandung, AKP Asep Ahmad Nuron membenarkan insiden tersebut. 8 (delapan) orang dari ke 2 (dua) kelompok saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap penyebab pasti keributan.

“Benar telah terjadi keributan antara 2 (dua) pihak, yaitu pihak ojol dan pihak yang diduga debt collector di Jalan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Asep, Sabtu (18/7/2026).

Menurut Asep, penyidik masih mendalami kronologi dan motif di balik bentrokan tersebut sehingga Kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti peristiwa itu.

“Saat ini kami telah mengamankan delapan orang dari kedua kelompok dan masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Motifnya masih didalami,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan situasi telah kondusif setelah dilakukan mediasi oleh kepolisian. Pengelola kantor debt collector yang menjadi lokasi berkumpulnya massa juga menyatakan akan menutup operasional usahanya.

Aldi memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri apabila menghadapi persoalan serupa dan menyerahkan seluruh proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

“Kami mengimbau seluruh pihak agar menahan diri dan mempercayakan penanganannya kepada aparat penegak hukum. Kami akan bertindak profesional, objektif, dan memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, keributan bermula ketika seorang pengemudi ojek online InDrive berinisial M diduga dihentikan oleh seorang oknum debt collector saat melintas pada Jum’at (17/7/2026). Peristiwa tersebut kemudian memicu kedatangan rekan – rekan sesama pengemudi hingga terjadi bentrokan di lokasi.

Polresta Bandung menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.