Pewarta : Moh Sangkut
Kab. OKI – Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Depit, Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka reses Tahun 2026 di Desa Kayuara, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.
Kegiatan reses tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, terutama terkait pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.
Sedikitnya terdapat lima usulan prioritas yang disampaikan warga kepada anggota DPRD OKI, yakni:
Peningkatan Jalan Kayuara–Petaling melalui pengerasan dan pengecoran beton sepanjang 1.200 meter.
Pemasangan tiang listrik di Dusun I sebanyak 30 batang.
Pembangunan tembok penahan tanah( TPT) dari batu kali sepanjang 3.000 meter.
Peningkatan Jalan Simpang Kayuara–Cambai melalui pengerasan dan pengecoran beton sepanjang 7.000 meter.
Pengaspalan jalan dalam desa yang meliputi Dusun I, II, dan III sepanjang 2.000 meter.
Sejumlah warga Desa Kayuara mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat diperjuangkan dan direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih karena usulan masyarakat dapat didengar dan diprioritaskan. Semoga ke depan masih banyak aspirasi masyarakat yang bisa disampaikan dan diperjuangkan,” ujar salah seorang warga.
Sementara itu, Depit menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Ia berharap masyarakat, khususnya warga Kecamatan Tulung Selapan dan Desa Kayuara, tidak ragu menyampaikan masukan maupun kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
“Saya sangat berharap kepada warga Kecamatan Tulung Selapan, khususnya Desa Kayuara, untuk terus memberikan masukan dan menyampaikan usulan. Aspirasi masyarakat akan kita tampung dan kita perjuangkan untuk menjadi prioritas pembangunan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan anggaran,” kata Depit.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang merata sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong peningkatan perekonomian di wilayah pedesaan.
Depit juga menekankan bahwa hasil reses akan menjadi bagian dari bahan perjuangan DPRD dalam pembahasan program pembangunan daerah, sehingga aspirasi masyarakat tidak berhenti pada penyampaian semata, tetapi dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami ingin setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat memiliki tindak lanjut. Tentunya semua harus melalui proses dan menyesuaikan dengan prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya













