Ragam

Ginjal Bukan Urusan Nanti, SMAN 1 Depok Gelorakan Literasi Kesehatan Lewat Cakrawala

adminsigiku.com
×

Ginjal Bukan Urusan Nanti, SMAN 1 Depok Gelorakan Literasi Kesehatan Lewat Cakrawala

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Anis

Kota Depok – Pukul 06.30 pagi lapangan olahraga SMA Negeri 1 Kota Depok tak lagi hanya untuk upacara. Setiap Kamis, tempat itu disulap menjadi panggung ilmu. Namanya Cakrawala Smansa Cerita, Aspirasi, Kolaborasi, dan Wawasan. Pekan ini, sorotan jatuh pada satu organ kecil yang kerjanya luar biasa: ginjal.

Kamis, 3 September 2026, ratusan siswa duduk melingkar menyimak dr. Donnie Lumban Gaol, Sp.PD-KGH dari Fresenius Medical Care dan Yayasan Jaga Ginjal Indonesia, Lebak Bulus Jakarta Selatan.
Pesan yang ia bawa menusuk, “Penyakit Ginjal sudah tidak bisa disebut penyakit orang tua” lagi.

“Tujuan utama sih supaya mereka lebih aware, lebih paham bahwa ginjal juga menjadi target untuk gangguan, terutama karena gaya hidup,” tegas dr. Donnie.

Menurutnya, hipertensi dan diabetes adalah “pembunuh diam-diam” yang sering diabaikan remaja. Padahal dua penyakit itu adalah pintu utama menuju gagal ginjal di usia muda.

“Tempat ini yang baik dapat mengubah gaya hidup mereka sendiri dan juga memberikan informasi kepada saudaranya atau keluarganya,” lanjutnya.

Intinya, literasi hari ini bukan sekadar ceramah. Ini ajakan untuk membongkar kebiasaan: kurang minum, begadang, jajan sembarangan, hingga malas olahraga.

Cakrawala Smansa digelar rutin setiap Kamis, pukul 06.30 – 07.30 WIB.
Konsepnya sederhana tapi berdampak: menghadirkan narasumber dari dunia profesional, lembaga, hingga siswa berprestasi nasional/internasional. Siswa bebas bertanya, berdiskusi, dan pulang membawa bekal baru.

“Sosialisasi ini akan terus bergulir kepada seluruh sekolah yang ada di kota ini. Ini acara resmi dari SMA 1 Depok sebagai bagian dari proses literasi mereka,” jelas dr. Donnie.

PLT Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Depok, Ibu Siti Jainab, S.Kom,M.Kom menyebut pemilihan tema ginjal bukan tanpa alasan.
Ginjal punya 5 tugas vital, menyaring darah, membuang racun lewat urine, mengatur cairan dan elektrolit, menjaga tekanan darah dan pH, serta memproduksi hormon untuk darah dan tulang.

Karena itu, ia berharap siswa mendapat 4 bekal penting:
1. Sadar betapa pentingnya ginjal bagi kelangsungan hidup
2. Biasa hidup sehat sejak bangku SMA
3. Tahu apa saja yang bisa merusak ginjal
4. Mampu membuat keputusan tepat untuk tubuhnya sendiri

“Intinya, belajar kesehatan ginjal membantu siswa tidak hanya memahami fungsi organ, tetapi juga menerapkan kebiasaan hidup sehat sejak dini,” pungkas Ibu Siti Jainab.

Dengan Cakrawala Smansa tidak hanya mencetak juara akademik. Sekolah ini ingin melahirkan generasi yang melek informasi, kuat secara fisik, dan bijak menjaga diri.
Karena menjaga ginjal, sama artinya menjaga masa depan.