Peristiwa

PPK Wajib Bertanggung Jawab, Kontraktor Harus Menjamin Kemampuan dan Kualitas Penuh

adminsigiku.com
×

PPK Wajib Bertanggung Jawab, Kontraktor Harus Menjamin Kemampuan dan Kualitas Penuh

Sebarkan artikel ini

Proyek Jalan Tayadun–Domag Bernilai Rp. 1,757 Miliar Disorot Tajam

Pewarta: Abd Haris

Kab. Buol, Sulawesi Tengah – Sorotan tajam terhadap pelaksanaan proyek penghubung Desa Tayadun dan Desa Domag, Kecamatan Bokat, menegaskan dua hal prinsip: PPK memikul tanggung jawab penuh secara teknis dan hukum, sedangkan kontraktor pelaksana wajib memiliki kualifikasi, keahlian, serta integritas yang pantas untuk mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan besar ini sesuai standar yang disepakati.

Proyek ini berjalan berdasarkan kontrak nomor 620/07.a-02/SP/BM-PUPR/2026 dengan nilai mencapai Rp. 1,757 miliar bersumber dari DAK Fisik Tahun Anggaran 2026. Sebagai PPK, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Buol yaitu Darsat, ST adalah pihak penanggung jawab utama: mulai dari menyetujui sumber bahan, memverifikasi spesifikasi teknis, hingga mengawasi agar kontraktor bekerja benar dan taat aturan di setiap tahapannya.

Di sisi lain, pelaksana CV Cyrus Putra Perkas, setelah memenangkan proses pengadaan dan menandatangani perjanjian, harus membuktikan benar-benar memiliki kemampuan yang dibutuhkan: tenaga kerja yang kompeten, peralatan yang layak, serta pemahaman matang tentang syarat mutu konstruksi.

Kontraktor tidak sekadar menyelesaikan bangunan fisik, melainkan wajib menjamin bahan yang digunakan berasalnya sah, teruji layak pakai, serta pelaksanaan berjalan disiplin, termasuk penerapan keselamatan kerja yang ketat tanpa kelalaian.

Namun pemantauan lapangan menimbulkan kekhawatiran serius. Pasir yang digunakan diduga berjenis pasir pesisir bercampur pecahan karang, namun belum tampak kejelasan dokumen asal, izin pengambilan, maupun hasil pengujian laboratorium yang meyakinkan. Juga terlihat kelalaian dalam aspek perlindungan tenaga kerja dan tanda peringatan lokasi.

Kondisi ini menuntut kejelasan segera: PPK harus menegakkan pengawasan penuh, sementara kontraktor wajib membuktikan kualifikasi dan menjamin mutu kerjanya secara nyata, agar anggaran negara tidak sia-sia dan hasilnya bermanfaat awet bagi warga Kecamatan Bokat.