Pewarta : Arief
Kabupaten Cianjur – Pemerintah Kabupaten Cianjur menargetkan peningkatan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026. Untuk memacu semangat atlet, pemerintah daerah menyiapkan bonus hingga Rp. 75 juta bagi peraih medali emas.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, target tersebut menjadi upaya memperbaiki posisi Kabupaten Cianjur yang sebelumnya berada di jajaran dua terbawah dari 27 kabupaten/kota peserta Porprov.
Pada Porprov 2026, Cianjur menargetkan mampu menembus peringkat belasan, dengan mengandalkan pembinaan atlet serta persiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari.
“Kami menargetkan minimal bisa naik ke peringkat belasan dari 27 kabupaten/kota di Jabar. Kami meminta para atlet berjuang melalui pengurus KONI Cianjur agar target dapat tercapai dengan melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari,” kata Wahyu, Senin.
Untuk mencapai target tersebut, Kabupaten Cianjur mengirimkan 314 atlet yang akan berlaga pada 39 cabang olahraga (cabor).
Dukungan pembiayaan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni merangkul sejumlah orang tua asuh untuk masing – masing cabang olahraga guna membantu kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan.
Menurut Wahyu, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk membangun ekosistem olahraga yang kuat. Dengan dukungan pemerintah, sponsor, dan masyarakat, para atlet diharapkan dapat lebih fokus mengejar prestasi.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi, Pemkab Cianjur menjanjikan bonus Rp. 50 juta bagi atlet perorangan yang meraih medali emas. Sementara itu, tim yang berhasil meraih emas akan mendapatkan bonus Rp. 75 juta.
“Bonus yang akan diberikan sebagai pemicu agar para atlet yang bertarung termotivasi dalam meraih medali, sehingga target memperbaiki predikat dari dua terbawah dapat naik ke belasan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Cianjur Beny Rustandi menyebutkan pihaknya memasang target masuk peringkat 15 hingga 20 besar pada Porprov Jabar 2026.
Ia mengakui, keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam mempersiapkan kontingen. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat atlet untuk memperjuangkan prestasi Kabupaten Cianjur.
“Kami optimistis dapat meningkatkan posisi Kabupaten Cianjur di Porprov. Selain mengandalkan anggaran dari pemkab, kami sudah menyiapkan alternatif sumber pendanaan dengan mendapat dukungan dari berbagai sumber, termasuk sponsor dan program tanggung jawab sosial perusahaan,” kata Beny.
Dengan kekuatan 314 atlet di 39 cabang olahraga, Cianjur berharap mampu memperbaiki capaian sebelumnya sekaligus meningkatkan posisi dalam persaingan olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat.













