Pewarta : Jeky
Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Pesatnya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia, tidak diimbangi dengan pertumbuhan sumber daya alam yang ada, akibatnya bahan kebutuhan pokok manusia dirasa semakin berkurang.
Berkaitan dengan hal tersebut, sesuai UU no.34 tahun 2004 tentang TNI disebutkan, salah satu tugas TNI adalah Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), tutur Dandim 0610/Sumedang Letkol Arm I Made Mertha Yasa pada kegiatan Monitoring Bhakti TNI KB Kes terpadu di wilayah Kecamatan Jatigede, Senin pagi (06/08/18).
Menurutnya, salah satu tugas Operasi Militer Selain Perang adalah mengatasi kesulitan masyarakat, yang disebut dengan program Bhakti TNI. mengingat pertambahan penduduk yang semakin pesat untuk mengendalikannya maka dilibatkan TNI dalam rangka mensukseskan kegiatan KB Kesehatan kepada masyarakat, ucapnya.
Untuk pencanangan KB Kes tingkat Jawa Barat dan Banten lanjutnya, sudah dilaksanakan di Provinsi Banten beberapa waktu yang lalu tepatnya di daerah Kragilan Kabupaten Serang, yang selanjutnya akan dilakukan pencanangan di tingkat kabupaten,
“Di Kabupten Sumedang sendiri telah dilaksanakan di Desa Tanjung Mekar Kecamatan Tanjung Kerta pada tanggal 26/07/2018 lalu”, terangnya.
Sebelumnya Kepala Dinas DPPKB Kab Sumedang, H.Nasam mengapresiasi TNI atas perannya dalam kegiatan Bhakti TNI KB Kesehatan yang terus melaksanakan sosialisasi dan memdampingi petugas BKKBN secara tersebar diseluruh wilayah Kab Sumedang untuk menarik simpatik masyarakat agar ikut program KB, sehingga saat ini Kab Sumedang menyandang peringkat kedua terbaik se Jawa Barat dalam menekan laju pertumbuhan penduduk.
Nasam berharap prestasi ini dapat lebih ditingkatkan kedepannya, “Intinya setiap keluarga di seluruh Kabupaten Sumedang dapat mengikuti anjuran program Dua Anak Cukup,” ujarnya.













