Keterlambatan Dana BOS Membuat Sejumlah Kepala Sekolah Di Kabupaten Bandung Resah

0

Pewarta : TIM LIPUTAN

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Guru dan Kepala Sekolah mengeluhkan keterlambatan pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah, dana BOS untuk SD dan SMP di Kabupaten Bandung belum cair sehingga sekolah terpaksa berutang untuk menutupi kebutuhan operasional sekolah.

Salah satu Kepala Sekolah Dasar Negri yang enggan disebutkan namaya , sebut ( HR) mengatakan, Kepala Sekolah dan guru dibuat pusing dengan keterlambatan pencairan BOS. Sekolah harus mencari pinjaman untuk menutupi biaya operasional sekolah.

“Selama ini, saya pinjam dana koperasi. Itupun kalau sedang ada, jika lagi kosong maka cari pinjaman ke yang lain, meski dengan sedikit pengembalian dana itu lebih, itu terpaksa kami lakukan demi menunjang kegitan KBM ” kata HR kepada KSP (koransinar pagijuara.com)

Menurutnya, Pencairan dana BOS rutin direalisasikan setiap tiga bulan. Namun  pencairan dana BOS tidak pernah tepat waktu. Setiap tahun, pasti telat sehingga membuat resah kepala sekolah, guru, dan tata usaha yang bekerja di sekolah.

“Saya dan kepala sekolah lain hanya bisa menunggu kabar baik dari pemerintah. Mudah-mudahan, pencairan dana BOS bisa direalisasikan bulan ini (Maret)

Penggunaan dana BOS, lanjutnya, tidak hanya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Tapi juga untuk mendukung berbagai kegiatan lain seperti mengikuti berbagai perlombaan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan melakukan pembinaan siswa berprestasi dan yang lainnya.

Pemerintah harus mengevaluasi pencairan dana BOS yang sering terlambat. Jangan sampai masalah ini mengganggu KBM di sekolah, karena guru dan kepala sekolah tidak hanya fokus mengajar. Tapi, mereka dipusingkan dengan ketiadaan biaya operasional,” terangnya. sampai beita ini tayakan belum ada tangapan dari dinas Pendidikan terkait keterlambatan soal dana Bos “nunggu konpirmasi pihat terkait