Peristiwa

Marsya Ristya Menghilang Saat Pulang Sekolah

adminsigiku.com
×

Marsya Ristya Menghilang Saat Pulang Sekolah

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Agus Lukman
Koran SINAR PAGI, Kab.Garut,- Marsya Ristya Nareswari (18) seorang gadis yang masih duduk di bangku SMA dikabarkan menghilang sejak pulang sekolah hari Jumat (17/01/20) lalu.

Hingga berita ini dinaikkan, orang tua Marsya putus kontak dengan putrinya itu.

“Berangkat dari rumah ke sekolah hari Jumat pagi, tapi tidak pulang. Sempat ada komunikasi sama saya hari Jumat juga sama neneknya. Ke saya sempat minta kuota, bahkan ngirim pesan WA nulis kata “mah, mah,mah,” kemudian ngasih emotikon nangis,” kata Dian Suhardianti (43) orang tua Marsya, warga Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Bahkan ke neneknya, Marsya juga sempat menjalin komunikasi. Marsya sempat minta izin ke neneknya untuk kontrol behel gigi dan berjanji akan pulang ke rumah jam 5 sore. Namun ditunggu-tunggu, Marsya tak kunjung datang hingga sekarang.

Terakhir, kali kata Dian, handphone Marysa sempat aktif pada hari Sabtu. Bahkan hari sabtu itu Marysa sempat membuat status di whatsapp, namun tak lama kemudian handphone nya tak aktif lagi.

“Sempat aktif hari sabtu itu, tapi cuma sebentar, buat status wa, saya baca saja kemudian ngilang lagi,” kata Dian.

Dari informasi yang dihimpun Dian kepada teman sekolah Marysa di SMA 15 Garut, anaknya itu diketahui sempat dibawa oleh pria ketika pulang sekolah.

Pria dengan ciri berbadan tinggi itu menjemput Marsya pulang.”Ciri-cirinya badannya tinggi tapi kelihatan bukan anak sekolah. Dia dijemput pakai motor metic warna hitam,” Katanya.

Peristiwa hilangnya Marysa ini menurut Dian memang bukan yang pertama kalinya. Waktu masih duduk di bangku SMP, Marsya juga pernah menghilang seperti ini. Namun waktu itu komunikasi tidak terputus.

Bahkan kata Dian, dua minggu yang lalu pun Marsya sempat menghilang juga. Waktu itu tidak membuat kaget keluarga karena komunikasi melalui handphone tetap berjalan.

“Tapi kalau yang sekarang ini sama sekali tidak ada komunikasi,” kata Dian.