Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Kunjungan kerja hingga silahturahmi anggota Komisi V DPRD Jabar, H.M Dadang Supriatna S.Ip M.Si ke PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Kabupaten Bandung. Pada acara tersebut HM Dadang Supriatna S.Ip M.Si membahas masalah di dearah dan menyampaikan solusinya. Selain itu juga kehadirannya ingin menyerap aspirasi dari masyarakat yang disampaikan melalui PWI. Acara berlangsung diruang utama kantor PWI di Soreang (1-2-2020)
HM Dadang Supriatna awalnya membahas berdasarkan fakta di lapangan, ternyata banyak program pemerintah yang belum diketahui masyarakat. PWI diharapkan mengambil peran dalam mensosialisasikan program-program itu. Agar masyarakat tersejahterakan melalui program yang ada.
Dadang menilai peran media sangat strategis dalam penyebaran informasi, baik yang menyangkut program kedewanan, pemerintahan, mau pun tentang aspirasi dari masyarakat. “Saya sangat terbuka diajak diskusi oleh wartawan. Biasa saja, diskusinya rutin,” ujarnya.
Selanjutnya Dadang membahas tentang pentinya revitalisasi pasar yang khusus dan fokus hingga terminalnya. Bukan hanya itu Dadang menyampaikan konsep tentang pemberdayaan ekonomi berbasis badan usaha milik desa untuk meningkatkan daya beli. Dan menjauhkan masyarakat dari jeratan bank emok hingga memberhentikan adanya mini market yang masuk ke wilayah desa.
Banyak bantuan untuk masyarakat yang belum diketahui utuh, diantaranya bantuan dari Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) berupa barang siap jual senilai Rp.5 juta. Dan Dadang meyakini harus adanya unit usaha baru yang terbangun oleh masyarakat.
Selain itu juga Dadang menyampaikan pentingnya bantuan untuk ustad atau ustadzah yang setiap bulan diberikan kepada mereka. Rp.250-500 ribu, dengan sumber APBD Kabupaten yang mencapai Rp.6.3 Triliyun. Ini penting untuk peningkatan moral anak, targetnya Ustad/Ustadzah yang dapat bantuan harus mampu mencetak hafidz Qur’an. Dulu generasi kita kan dapat P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila), sekarang sudah tidak ada.

Saat diskusi tersebut Den Subarna menejer koperasi PWI Kabupaten Bandung menayakan tentang program dewan untuk koperasi. Apakah ada seperti apa proses yang harus ditempuh?
Dadang langsung menjawab, ini dari apirasi saya ya. Untuk tahun 2021, siapkan aja berkasnya, badan usaha dan legalitasnya. Saya kasih no telephone orang yang biasa mengurusi. Rp.50 juta aja dulu ya, untuk tahun 2021, ucapnya disambut riang wartawan.













