Pewarta : Iwan Brata
Koran SINAR PAGI, Kab.Muara Enim,- Pemdes Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim kini tengah membangun 2 (dua) unit lapangan Bola Volly yang didanai melalui Dana Desa tahap 1, dimana dalam pengerjaannya dilakukan oleh dari masyarakat desa setempat.
Dana Desa Sumber Mulya tahap pertama yang telah cair mulai digunakan untuk pembangunan beberapa fasilitas umum, salah satunya pembangunan 2 unit lapangan Bola Volly ini.
Sebagiamana diketahui, ada 4 program prioritas Kementerian Desa yakni, Prukades (Produk Unggulan Kawasan Pedesaan) atau Prudes (Produk Unggulan Desa) One Village One Product, Embung Desa, Bumdes dan Sorga Desa (Sarana Olahraga Desa).
Kepala Desa Sumber Mulya, Yoni Welson mengatakan, pembangunan 2 unit lapangan Bola Volly menggunakan program Padat Karya tunai (PKT).
Menurut dia, sistem ini diharapkan mampu membuka peluang masyarakat untuk bekerja dan turut serta secara langsung dalam pembangunan di desa.
“Pembangunan melalui program padat karya, hal itu sesuai dengan amanat presiden untuk melakulan pemberdayaan terhadap masyarakat desa, dengan memanfaatkan para pekerja berasal dari desa kita,” terangnya kepada koransinarpagijuara.com, Minggu (12/04/20).
Yoni berharap, pembangunan tahap I Dana Desa tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desanya, “Intinya dengan dilakukan program padat karya ini, masyarakat dapat merasakan manfaat dana desa tersebut secara langsung, sehingga rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun akan terasa,” ujarnya.
Dikatakan juga bahwa, program Padat Karya yang dilakukan oleh Pemdes Sumber Mulya ini sangat tepat sesuai dengan amanat dari pemerintah pusat dengan melibatkan unsur keluarga miskin, pengangguran, setengah pengangguran dan stunting (keluarga mal gizi).
Pelibatan ini lanjut dia, dapat memberikan penghasilan terhadap mereka melalui pemberdayaan yang dilakukan dengan menggunakan program padat karya.
“Pemerintah Desa Sumber Mulya melakukan pembangunan dengan program padat karya, dengan para pekerja dari tenaga kerja lokal,” terangnya.













