Pewarta : Jeky
Koran SINAR PAGI, Sumedang,- Berlatar penduduknya yang berbeda mulai dari ras, suku, agama, dan golongan tapi semuanya hidup rukun dan damai di wilayah Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kab. Sumedang, Jawa Barat, akhir nya Kelurahan Kota Kaler terpilih jadi model kelurahan pembauran kebangsaan, Sabtu, (23/11/19).
Dari pengamatan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pun menyatakan, diwilayah itu dihuni lapisan masyarakat dari berbagai keturunan, mulai dari warga asli Sunda,Tionghoa, Arab, Jawa, Madura, Batak, Minang dan lainnya.
“Semuanya hidup rukun dan berdampingan dan berbaur dalam setiap kegiatan di suasana damai”, ujar Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, Sabtu, (23/11/19).
Pagi tadi, kata dia lagi, saya melepas gerak jalan santai launching pembentukan model Kelurahan Kebangsaan di Gedung Kesenian, Pacuan Kuda Sindangraja, Kotakaler, Sumedang Utara.
Warga Sumedang, tambah nya, merasa bersyukur karena telah menjadi bagian NKRI yang aman dan damai. Penduduknya diberi kebebasan untuk beribadah sesuai kepercayaannya masing-masing.
“Mereka bebas beraktivitas dan bekerja, bebas mengenyam pendidikan, dan juga kebebasan lainnya tanpa dikhawatirkan oleh berbagai ancaman yang mengganggu keselamatan”, terang Dony.













