Politik & Pemerintahan

Musrenbang Kecamatan Regol Untuk Tahun 2021 Masih Fokus Infakstruktur

adminsigiku.com
×

Musrenbang Kecamatan Regol Untuk Tahun 2021 Masih Fokus Infakstruktur

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Arifin

Koran SINAR PAGI (Kota Bandung)-, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkatkecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan terkait yang didasarkan pada masukan dari hasil Musrenbang kelurahan, serta menyepakati rencana kegiatan lintas kelurahan di kecamatan yang bersangkutan.

Masukan itu sekaligus sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan yang akandiajukan kepada SKPD yang berwewenang sebagai dasar penyusunan RencanaKerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pada tahun berikutnya. Musrenbang kecamatan dilakukan setiap tahun pada bulan Februari dengan luaran berupa Dokumen Rencana Pembangunan Kecamatan serta masukan untuk Renja SKPD Kecamatan.

Lembaga penyelenggara Musrenbang kecamatan adalah kecamatan dan Bappeda. Kecamatan bertugas untuk menyiapkan teknis penyelenggaraan Musrenbang kecamatan serta mempersiapkan dokumen Rancangan Rencana Pembangunan Kecamatan. Bappeda bertugas untuk mengorganisasi penjadwalan seluruh Musrenbang kecamatan, mempersiapkan Tim Pemandu,dan dokumen-dokumen yang relevan untuk penyelenggaraan Musrenbang kecamatan.

Ketua pelaksana Musrenbang Kecamatan Regol Dra. Eulis Robijah menyampaikan bersama Para Pejabat Kota Bandung serta para elemen Lembaga Masyarakat Regol berkumpul pada acara Musrenbang Tingkat Kecamatan Regol Tahun 2020 dilaksanakan di Hotel Golden Flower Jl. Asia Afrika Bandung Senin, 10 Februari 2020

Nanti dari masukan yang ada untuk pembangunan tahun 2021, kita evaluasi dan lihat skala prioritas. Kedepannya setiap pembangunan harus memberikan manfaat yang lebih luas dan jangka panjang kepada masyarakat. Kalau dilihat dari aspirasi yang masuk fokus pembangunannya masih pada infakstrukur. Ada juga yang memberikan masukan tentang pengembangan ekonomi dan SDM, hasilnya akan dikordinasikan dengan dinas terkait, ucapnya kepada wartawan

Disisi lain Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Edwin Senjaya,SE.,M.M mengungkapkan “sebagai warga kecamatan Regol, dan pimpinan di DPRD Kota Bandung. Saya berharap kegiatan ini bukan seremonial atau rutinitas. Tapi menjadi jalan penyelesain masalah yang ada di kewilayahan. Selain melalui musrenbang ini, legilatif juga melaksanakan reses ke daerah pemilihannya masing-masing. Jadi kalau ada program aspirasi yang tidak terrealisasikan, nanti ada jalan melalui dewan, selanjutnya dewan akan menindak lanjuti dengan berkordinasi mengarahkan dinas terkait” ungkapnya kepada wartwan

Edwin juga menilai kalau kota ini ingin maju dan seperti di negara maju. Semua dinas harus mampu mempromosikan wisata. Selain itu sebagai warga kota, kita harus bersikap seperti warga negara maju, yang tertib dan peduli terhadap lingkungan.