Proyek Pipanisasi PDAM Tirta Raharja Di Jalan Nasional Ditargetkan Beres 120 Hari

0

Pewarta: Dwi Arifin

Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik berupa air bersih kepada masyarakat. Perumda Air Tirta Raharja memperluas jaringan air ke wilayah yang belum terjangkau. Dengan sumber air baku yang telah dibangun. Perluasan jaringan pipanisasi pada tahun ini ditargetkan menyentuh ke wilayah Katapang, Margaasih dan sekitarnya.

Semua ijin untuk proyek tersebut sudah ditempuh pihak PDAM dan kordinasi dengan pihak terkait agar semua berjalan sesuai rencana dan target. Informasi yang dihimpun koransinarpagijuara.com dilokasi proyek pipanisasi terpantau di jalan nasional Al-Fathu Soreang yang akan berlanjut ke arah Warung Lobak Kecamatan Katapang.

Pihak PDAM Tirta Raharja melalui Manajer Junior Humas dan Kesekretariatan Hj. Sri Hartati., S.Sos., M.Si, mengatakan, pembangunan pipanisasi itu sudah ada rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung. Terkait pembongkaran Trotoar, akan dikembalikan lagi seperti semula sesuai dengan komitmen bersama kontraktor yang tercantumkan dalam surat pernyataan bermateri. Berisi sebuah kesepakatan, pihak Perumda Air Minum Tirta Raharja akan mengembalikan keadaan trotoar seperti semula setelah usai pengerjaan pipanisasi,” jelasnya.

“Masa pengerjaan pipanisasi dari jalan Al Fatu sampai warung lobak, pekerjaan pemasangan pipa itu 120 hari kerja antara bulan mei atau juni 2020 diperkirakan beres. Dan perbaikan trotoar sudah dikoordinasikan dengan dinas terkait.” kata Hj Tati jelasnya kepada wartawan media cetak dan online

Proyek pipanisasi Perumda Air Minum Tirta Raharja untuk mengoptimalisasikan pelayanan Air Bersih kepada semua warga termasuk pelanggan PDAM di Kabupaten Bandung, ungkapnya.

Diharapkan Hj Tati, wilayah Kabupaten Bandung tidak terjadi lagi kekurangan Air Bersih baik di musim penghujan ataupun di musim kemarau.

Kepada seluruh masyarakat kabupaten Kabupaten Bandung meminta maaf yang sebesar-besarnya atas terganggunya perjalan yang disebabkan pembangunan Pipanisasi Perumda Air Minum Tirta Raharja, ungkap Hj Tati.