Ragam

Alih Fungsi Lahan Perkebunan Teh Jadi Kebun Sayur Mayur

adminsigiku.com
×

Alih Fungsi Lahan Perkebunan Teh Jadi Kebun Sayur Mayur

Sebarkan artikel ini

Photo Hektaran Lahan Yang beralih fungsi jadi Tanaman Sayur Mayur (Dok. TIM LK KSP)

Pewarta :  Tim Liputan Khusus

Koran SINAR PAGI, Kab. Bandung,- Berdasarkan pantauan Tim Liputan Khusus beberapa minggu yang lalu, ditemukan adanya alih fungsi lahan dari perkebunan teh menjadi tanaman sayur mayur.

Tim LK  KSP, mewawancara  beberapa petani sayur mayur di  (AB) nama samaran dari petani di Gunung Sumul, menurut AB sejak thn 2000 sudah ditanami sayur mayur,  ditanya berapa dan kepada siapa sewa lahan, Ia menyatakan bahwa Rp 1000,-/Kg sharring hasil panen diserahkan ke Perhutani,  sedangkan   Rp 1.000.000/hektar, untuk sewa lahan disampaikan ke PTPN VIII Rancabali. AB Menyebut luas lahan yang ia sewa untuk ditanami sayur mayur seluas 25 Ha. AS yang juga petani sayur mayur di Kampung tersebut sama halnya menyewa lahan 25 Ha, dengan  sharring hasil panen ke Perhutani dan  sewa lahan ke PPTN VIII Rancabali.

Selanjutnya Tim mengunjungi Kp. Cibitu, Kec. Rancabali. Di lahan kebun teh milik PTPN VIII Rancabali,  tersebut juga dialih fungsikan menjadi tanaman sayur mayur. Pada kesempatan tersebuf beberapa warga sempat diwawancara, terkait tanaman sayur mayur  yang ditanam di lahan PTPN VIII. Mereka menyatakan  kami kecil-kecilan, tanami sayur mayur. “Banyaknya yang bertanam  sayur mayur, sekampung ini,” tutur NN, satu diantara warga Cibitu.

Tim LK KSP mendatangi Kantor ADM PTPN VIII Rancabali guna mengkonfirmasi hasil pantauan lapangan, Selasa, (03/03).  Iyan dari Bagian Umum, yang ditugaskan ADM PTPN VIII Rancabali, memberikan keterangan bahwa, PTPN VIII Rancabali,  tidak menyewakan lahan untuk alih fungsi, “bahwa PTPN VIII Rancabali  tidak mengijinkan alih fungsi lahan di area kami  dan itu sudah disampaikan kepada oknum masyarakat yang menanam sayur mayur, dalam bentuk surat edaran sejak tahun 2017. Kalau ada oknum yang melanggar surat pernyataan akan kami tindak,  “tandasnya.

Selanjutnya Tim LK KSP mendatangi  Kantor Asper Perhutani Wilayah Cianjur Selatan, untuk menyampaikan surat konfirmasi, namun saat itu Asper Perhutani Cianjur Selatan tidak ada ditempat, menurut informasi dari staf yang menerima kami, Asper sedang ke Cianjur dan surat Konfirmasi diserahkan kepada staf tersebut. Hingga berita ini dipublish Redaksi/Tim LK belum memperoleh klarifikasi.