Ragam

Kecamatan Payaraman Gelar Pentas Seni Budaya

adminsigiku.com
×

Kecamatan Payaraman Gelar Pentas Seni Budaya

Sebarkan artikel ini

Pewarta: Heri Kusnadi

Koran SINAR PAGI, Ogan Ilir,- Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Melaui Dinas pendidikan dan Kebudayaan gelar Pagelaran Seni Budaya di 16 Kecamatan dalam rangka mentransformasi berbagai nilai budaya bagi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, terutama bagi anak-anak muda yang kali ini digelar di Kecamatan Payaraman, Selasa (17/03/20).

Pagelaran Seni Budaya Kecamatan Payaraman dengan Tema “Saatnya Berbuat Bersama Melestarikan Budaya Lokal Menuju Ogan Ilir Gemilang”.

Menurut Koordinator Wilayah Pendidikan (Korwil) Kecamatan Payaraman, Jamaludin, panitia penyelengara beserta seluruh jajaran mengucapkan terima kasih Kepada semua pihak atas terselenggara acara ini dengan baik dan lancar.

“Pagelaran Seni Budaya untuk menggali dan melestarikan budaya lokal, karena selama ini hampir tenggelam karena perubahan zaman,” katanya.

Setelah menyaksikan penampilan tentang budaya dan seni yang ada di Kecamatan Payaraman yang merupakan adat Turun temurun dari Suku Penesak, sala satu suku yang ada di Kabupaten Ogan Ilir, “Pagelaran Seni antara lain, Mandi Dipayo, Beumo Parak Rawang, Ngantar Pesalinan yang merupakan adat Suku Penesak,” ujarnya.

Sementara Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam melaui Asisten II Setda Pemkab OI, Mukhsin Abdullah menyampaikan, Pagelaran Seni Budaya ini dilaksanakan dalam rangka mentransformasi berbagai nilai budaya bagi masyarakat Kabupaten Ogan Ilir terutama bagi anak-anak muda. 

“Kita harus menggali potensi budaya yang hampir punah, untuk itu mari kita melestarikan dan mempertahankan budaya daerah agar dapat membekali generasi muda agar tidak terpengaruh dan terjerumus kepada budaya asing yang dapat merusak moral dan akhlak anak bangsa oleh sebab itu Pemkab. OI telah menerapkan Program 1 Desa 1 Diniyah Full day School/ yang lebih sering dikenal dengan Sekolah Petang, di Kabupaten Ogan Ilir yang kita cintai ini.” ujarnya.

Dikatakan, “Kebudayaan memegang peran sentral dan strategis dalam keberlangsungan kehidupan bangsa untuk kehidupan yang lebih baik terutama untuk generasi muda. Karena masih banyak anak-anak muda yang terjerumus budaya-budaya yang bernilai negatif. Semoga dengan kegiatan ini akan melahirkan generasi muda yang berjiwa seni dan berkepribadian yang baik dan dapat terbebas dari narkoba,” ucapnya.

Ia juga menghimbau dan berharap kepada seluruh masyarakat terutama generasi muda dan anak-anak untuk mencintai budaya daerah, “Lestari Budayaku, Lestari Negriku”.

Juga menyarankan masyarakat untuk tidak panik dalam menghadapi virus corona yang saat ini sedang melanda negara kita Indonesia.

“Khusus masyarkaat, terus jalani Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), jaga kontak tubuh dengan orang asing, dan selalu cuci tangan yang bersih setelah beraktifitas sehingga virus ini dapat dan hindari.” tutupnya