Politik & Pemerintahan

Covid-19, Jumlah ODP Di Sumedang Kini Jadi 50 Orang

adminsigiku.com
×

Covid-19, Jumlah ODP Di Sumedang Kini Jadi 50 Orang

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Jeky

Koran SINAR PAGI, Sumedang – Jumlah Orang Dalam Pemantauan ( ODP) terkait Covid – 19 di Kabupaten Sumedang kini jadi 50 orang dari jumlah awal 48 orang.

Kenaikan itu dikatakan Wakil Bupati Erwan Setiawan karena ada 2 orang yang pulang dari Jakarta dan Bekasi.

“Sementara dari jumlah awal sebenarnya sempat berkurang 9 orang, total nya jadi 38 orang. Namun ada penambahan lagi 9 orang yaitu yang pulang Umroh 5 orang dan pulang dari luar negeri 4 orang, ditambah yang pulang dari Jakarta dan Bekasi 2 orang, jadi jumlah nya kini 50 orang”, jelas nya, saat jumpa pers di Gedung Negara Sumedang, Rabu (18/3/20).

Sementara, tambah dia, Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) masih tetap 2 orang yang kini di rawat di RDUD Sumedang 1 orang dan 1 orang lagi di RS Rotinsulu Bandung.

“Kedua pasen PDP itu kita pantau terus”, tandas nya.

Erwan menegaskan untuk di Sumedang tidak ada yang terjangkit Virus Corona atau Covid-19,

“Di Kabupaten Sumedang ini tidak ada ada yang positif Corona, tetap zero Corona. Dan target kami, Sumedang ini, zero positif Corona”, tegas nya.

Wabup menyimpulkan kondisi di Sumedang masih tergolong aman, walaupun kondisi sudah dinyatakan darurat sesuai edaran bupati, itu hanya untuk meningkatkan kewaspadaan saja.

“Kabupaten Sumedang masih tergolong aman, kondisi darurat untuk meningkatkan kewaspadaan kita. Seban kita tetap harus waspada”, ujar nya.

Maka dengan masih amanya di Sumedang, Pemda masih mempersilahkan Shalat Jum’at dilakukan di mesjid.

“Shalat Jum’at silahkan lakukan di mesjid, tapi tetap unsur pencegahan dari penyebaran virus Corona dilakukan. Masjid sebelumnya harus dibersihkan dulu dengan desinfektan, juga menyediakan sabun antiseptic dan ada handsanitizer”, tukas nya.

Wabup menyarankan agar warga Sumedang tidak panik menghadapi suasana virus Corona ini.

“Penangannya tetap percayakan ke pihak pemerintah. Masyarakat jangan panik”, pungkas nya.