Pewarta : Dede MR
Koran SINAR PAGI, Kab.Purwakarta,- Kelompok Kerja (Pokja) dan Tim Posko Panggeuing Covid-19 Dusun 1 Desa Simpang Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta mengundang para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Warga Masyarakat Setempat untuk membahas terkait sosialisasi Penanggulangan Pencegahan Virus Corona Covid-19, Jum’at (10/04/12) bertempat di Aula Balai Desa Simpang.
Ade Nurdin, SH Salah seorang tokoh masyarakat sekaligus merangkap narasumber terkait Pencegahan Penyebaran Covid-19 menyampaikan bagaimana melakukan pencegahan wabah Virus Corona terutama di Wilayah Lingkungan Dusun 1 Kampung Simpang.
Menurutnya, secara teoritis, hasil analisa dan fakta di lapangan menyampaikan bahwa begitu bahayanya dampak dari wabah virus corona. Sehingga, mari saya mengajak seluruh warga simpang agar mematuhi peraturan yang sudah diumumkan pihak pemerintah.
Masih kata Ade, dalam upaya penanggulangan covid-19, yakni bisa di ibaratkan kita memiliki hewan ternak, maka tidak serta merta upaya vertikal dipasrahkan kepada Tuhan YME. Akan tetapi, tetap harus ada ikhtiar, diantaranya bagaimana agar hewan piaraan itu aman tidak kabur misalnya.
“Solusinya tentu hewan ternak itu harus di ikat. Nah, untuk Pencegahan Covid-19 itu pun sama halnya membutuhkan keseimbangan upaya antara ikhtiar, usaha dan do’a, Kita tidak akan merasa takut dan cemas, jika sudah mengerti atau paham bagaimana tatacara menanggulangi Covid-19, karena, sedianya Virus Corona itu menyerang tidak pandang bulu, namun semua kalangan bisa terjangkit virus mematikan tersebut,” ujar Ade Nurdin.
Secara keseluruhan, lanjut Ade, mungkin semua sudah mengetahui bagaimana upaya pencegahan virus corona itu, diantaranya hindari perkumpulan orang, ngobrol dengan lawan bicara jaga jarak, gunakan masker, sering cuci tangan dan hindari sentuh wajah.
“Semestinya Pihak Pemerintah Kecamatan atau MUI Kecamatan Wanayasa khususnya agar menyikapi persoalan terkait adanya muncul keputusan pemerintah dan menindaklanjuti tentang Pencegahan Covid-19, artinya biar ada keseragaman tindakan dari seluruh Pengurus Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) yang ada di Wilayah Kecamatan Wanayasa,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya, Iwan Sonjaya, SE menyarankan agar warga simpang jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, minum vitamin C dan patuhi apa yang disarankan pemerintah dalam Upaya Penanganan Pencegahan Virus Corona. Tetap waspada dan semoga kita terhindar dari wabah Virus yang membahayakan kehidupan manusia tersebut.
Kadus 01 Desa Simpang, Henri Suherman menyampaikan teknis dalam Pencegahan Covid-19, yakni upaya lain yang ada kaitannya dengan kepentingan umum atau sosial. “Ke Wilayah Dusun 1 Kampung Simpang banyak lalu lalang pedagang makanan siap saji datang berjualan, Bank Emok gentayangan dan jika ada orang tak dikenal apa tindakan yang harus dijalankan,” katanya.
Hasil akhir Rapat Penanggulangan Pencegahan Covid-19 diantaranya, sepakat di jalan utama Kampung Simpang segera akan dibuatkan 2 Portal dan nantinya akan dilakukan penjagaan oleh Satuan Petugas Covid-19 dan Linmas, Petugas Bank Emok ditolak untuk tidak lagi menjalankan aktivitas penagihan dan untuk para pedagang yang terbiasa berjualan di Wilayah Kampung Simpang menunggu hasil kesepakatan warga.
Apakah nantinya padagang ditolak atau tetap bisa berjualan dengan diterapkan syarat. Seperti, pedagang terlebih dahulu disarankan pakai masker, cuci tangan dan jika pakai kendaraan dilakukan penyemprotan disinfektan.
