Ragam

Petani Selatan Sukabumi Impikan Bendungan Irigasi Untuk Lahan Pertanian

adminsigiku.com
×

Petani Selatan Sukabumi Impikan Bendungan Irigasi Untuk Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ayi Suherman

Koran SINAR PAGI, Kab Sukabumi – Dilintasi aliran sungai besar para petani di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimangu Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat, mengeluh kesulitan air dalam bercocok tanam.

Sementara sumber air yang melimpah di wilayah Kecamatan Cimanggu belum bisa di manfa’atkan secara maksimal, karena tidak adanya bendungan atau waduk saluran irigasi yang bisa mengairi lahan pertanian.

Menurut Dedih Supandi kades Sukamaju menuturkan luas lahan persawahan 775 hektare, luas sawah tadah hujan 115 hektare dan luas lahan yang tidak produktif akibat susah air 115 hektare, di Desa Sukamaju.

“Warga masyarakat desa sudah banyak mengeluh, karena sudah lama sangat kritis membutuhkan ketersediaan air untuk pertanian sebagai mata pencahariannya,” tuturnya.

“Kami dari Pemdes terus mencari solusi untuk mengatasi ini, hasil dari keputusan bersama masyarakat kita mesti punya waduk atau bendungan yang bisa mengairi lahan pertanian yang ada di Desa Sukamaju bahkan bisa mengairi untuk tiga Kecamatan.

Sementara luasan lokasi untuk pembuatan waduk itu ada sekitar 100 hektare dialiran sungai Ciseureuh, jika itu di bangun oleh pemerintah pusat atau daerah, pihaknya optimis pertanian sebagai ketahanan pangan akan teratasi dan produksi akan meningkat.

“Dari lahan 100 hektare itu, jika di bangun bendungan atau waduk, sangat strategis, karena tingkat gravitasinya sangat tinggi, jadi tidak perlu sitem pompa, cukup dengan tehnik irigasi tepat guna semua bisa teratasi masalah susahnya air disini,” jelasnya.

Selain manfaat irigasi, Dedih Supandi pun menyampaikan ada manfaat lain, misal bisa dibikin tenaga listrik berenegi air, tempat wisata, PDAM, yang pasti itu akan menjadi peningkatan kesejahteraan warga masyarakat.

“Namun lahan tersebut yang direncanakan warga untuk bikin waduk, bukan lahan milik Pemdes, melainkan lahan tersebut milik Perhutani, dan ini harus melibatkan lintas Desa dan Kecamatan, di tengahi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang punya peran penting di sektor pertanian.

Lebih lanjut bila ini bisa terealisasi, waduk tersebut bisa mengairi 150 ha lahan tandus yang ada di desa Sukamaju bahkan bisa mengairi lahan pertanian di tiga Kecamatan lainnya. Yakni Kecamatan Cimanggu, Jampangkulon dan Kecamatan Surade, otomatis ketahanan pangan akan stabil dan akan terus meningkat.” pungkasnya.