Pewarta : Arief
Kota Sukabumi – Kasus seorang “Guru Honorer” di SMAN I Cisolok Kabupaten Sukabumi yang mengalami kelumpuhan dan gangguan penglihatan paska menjalani vaksinasi Covid-19, beberapa waktu lalu, menuai banyak empati dari berbagai kalangan masyarakat, salah satunya dari Ketua PB PGRI Dudung Nurullah Koswara.
DNK (sapaan akrabnya) yang dikenal sangat “proteksionis” terhadap para guru honorer ini, Rabu (6/05/2021) tampak mengunjungi ibu guru bernama Susan tersebut di rumah sakit tempatnya menjalani perawatan.
DNK yang tampak sangat terharu dan mengaku turut merasa sedih, bahkan hingga matanya berkaca – kaca mengungkapkan, bahwa kondisi Guru Susan sampai saat ini masih lemas tak berdaya dengan penglihatan yang kabur.
Dikatakan, kedatangan dirinya mengunjungi Guru Susan, khusus untuk memotivasi sekaligus mendoakan ibu guru ini agar tetap sabar dan segera mendapatkan kesembuhan, agar kembali bisa menebar ilmu kepada anak didiknya.
Dudung berjanji, kalau Guru Susan sudah sehat nanti akan berkunjung ke SMAN 1 Cisolok tempat Bu Guru Susan bertugas, untuk mengajaknya berdiskusi tentang Guru dan Pendidikan, “Nanti kita akan diskusi terkait guru dan pendidikan,” ucapnya.
Disebutkan Dudung, Bu Susan walau penglihatan kabur, namun masih bisa mendengarkan apa yang dikatakannya.
Sebagai Ketua PB PGRI, Ia merasa bangga pada solidaritas guru dan sejumlah pihak yang memberikan do’a dan dukungan dalam berbagai bentuk pada Guru Susan.
“Bagi saya pribadi, Guru Susan adalah pejuang Pendidikan yang harus kita bantu dan dukung untuk segera sembuh kembali. Sebulan lebih “terkapar” di tempat tidur tentu sangat menderitakan,” ujarnya.
Dudung mengharapkan suatu saat Bu Guru Susan sebagai guru muda dapat kembali mengajar seperti sedia kala.
“Penyakit memang bisa datang mendadak dan untuk sehat itu memang lambat merayap. Kesabaran dan rawatan yang baik akan mempercepat kesembuhan. Kita doakan Bu Susan,” katanya.













