Peristiwa

Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Lubai Ulu Batalkan Pertandingan Sepak Bola

adminsigiku.com
×

Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Lubai Ulu Batalkan Pertandingan Sepak Bola

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Iwan Brata

Kabupaten Muara Enim – Satgas Covid-19 Kecamatan Lubai Ulu membubarkan kerumunan massa yang dipicu oleh adanya pertandingan sepakbola persahabatan antara Kesebelasan Langgeng Santoso Desa Sumber Mulya vs Tim Persipura Kota Prabumulih di lapangan Desa Sumber Mulya, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim, Jum’at (18/6/2021).

Pembubaran kerumunan massa yang hendak menyaksikan laga persahabatan itu dipimpin langsung oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Lubai Ulu, Rudi Harianto ST.MM didampingi Jubir Covid-19 Lukman Hakim SP.MM Di Dampingi Polsek Rambang Lubai ,Koramil 08/Rambang Lubai Polpp kecamatan Lubai ulu. Menurut Jubir kecamatan Lubai ulu Lukman Hakim SP.MM.

Pembubaran kerumunan massa itu pun dilakukan karena dinilai abai terhadap protokol kesehatan dan kegiatan digelar di tengah pandemic Covid-19.

“Kami menerima informasi adanya kerumunan massa, kami langsung menuju tempat pelaksaan kegiatan dan setelah kami berkomunikasi dengan massa yang ada di lapangan untuk membatalkan kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, pembubaran massa ini merupakan tindakan abai terhadap protokol kesehatan. Dimana banyak orang yang tidak bermasker dan tidak menjaga jarak. Hal ini kita lakukan sesuai dengan surat Edaran Pj Bupati muara Enim Nomor 443.1/16/BPBD/2021 tanggal 7 Juni 2021 tentang Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Berbasis mikro dan mengoptimalkan prokes penanganan covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 yaitu tidak mengadakan kerumuanan, seperti Hajatan dengan Orgen tunggal, turnamen, pertandingan dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Rambang Lubai AKP Apriansyah SH.M.Si, menghimbau agar kiranya kita untuk sama sama mematuhi prokes covid-19 ini Agar semua bisa kembali normal ,dengan komunikasi yang baik, pelaksaan kegiatan pertandingan sepakbola akhirnya dibatalkan.

“Selama kegiatan pembubaran massa berjalan dengan aman dan kondusif. pihak pemain bersedia membatalkan acara,” tutupnya.