Pewarta : Jeky
Kabupaten Sumedang – Dalam rangka PPKM darurat secara terus menerus Kapolres Sunedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto melakukan pengecekan terhadap Pos Penyekatan juga tempat ibadah di Tanjungsari agar benar-benar sementara waktu tidak dipergunakan dulu sholat Jum’at dan kegiatan ibadah lainnya karena dengan terjadi kerumunan dikhawatirkan menimbulkan cluster baru covid -19, Kamis ( 8/7/21 ).
Pada kegiatan itu Kapolres melakukan pengecejan Pos Penyekatan Cimanggung yang berada diperbatasan wilayah Garut dan Bandung, juga Pos Penyekatan Tomo yang wilayah nya berbatasan dengan Majalengka. Pelaksanaan itu bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada masyarakat luar yang masuk Sumedang lolos dari aturan yang sudah di tetapkan.
Selan itu Kapolres juga menyempatkan meninjau lokasi isolasi yang berada di Pabrik Tekstil Kahatex yang berada di wilayah Cimanggung, dan juga ada dua lokasi lainya yang ditinjau. Pertama yang di huni oleh pasien Covid -19 sebanyak 25 orang, dan ke dua sebanyak 6 orang.
“Dari pihak Kahatek , pasen yang di rawat di kawasan kahatek semuanya di tanggung pihak Kahatek baik pengobatannya, dokternya dari dokter Kahatek’ jelas AKBP Eko Robbyanto keoada media.
Di hari yang sama Kapolres pun meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang di laksanakan Kodim 0610 Sumedang. Di saat itu Kapolres menduga jika masyarakat Sumedang kini makin menyadari tentang adanya virus Covid -19, dibuktikan dengan banyaknya korban yang meninggal dunia akibat Covid -19,
“Dengan demikian warga jadi antusias dengan pelaksanaan vaksinasi masal, sebab mereka terlihat baru sadar dan menyadari dengan vaksinasi bisa mempunyai kekebalan tubuh saat terserang covid19”, tterang Eko.
Di sela – sela peninjauan tersebut Kapolres juga sempat memberikan bantuan tenda kepada Dandim 0610 Sumedang untuk masyarakat yang mengantri saat vaksinasi.













