Pewarta : Arief
Kabupaten Sukabumi – Dalam Rapat Koordinasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, secara virtual yang turut dihadiri Bupati Sukabumi, H.Marwan Hamami dari Pendopo Sukabumi, Selasa (10/8/2021), Gubernur Jawa Barat H.M Ridwan Kamil mengatakan, banyak hal baik terkait penanganan Covid 19 di Jawa Barat selama pelaksanaan PPKM, mulai dari penurunan jumlah kasus positif, kenaikan jumlah pasien sembuh, hingga Bed Occupancy Rate (BOR) yang menurun.
“BOR kita menurun hingga di angka 42 %, jaga momentum turunnya kasus ini dengan peningkatan vaksinasi,” ujarnya.
Dikatakan Kang Emil, (sapaan akrabnya), untuk peningkatan Vaksinasi ini, SDM di Puskesmas harus dimaksimalkan baik secara kualitas maupun kualitas, sehingga, target vaksinasi selesai di Bulan Desember 2021 bisa tecapai.
“Singkronkan strategi vaksinasi agar target kita tercapai,” tegasnya.
Diungkapkan, untuk mendukung pencapaian target tersebut, pihaknya, berencana akan menyediakan ruang vaksinasi di pusat perbelanjaan, untuk meningkatkan persentase vaksinasi dan membantu pengunjung mal untuk divaksin, terlebih lagi dalam penerapan PPKM ini, pusat perbelanjaan akan diuji coba untuk dibuka dengan kapasitas 25 %.
“Syarat pengunjung bisa masuk ke mall itu ada dua. Pertama sudah divaksin dan ke dua melakukan PCR antigen. Lewat konsep (menyediakan ruangan di pusat perbelanjaan) ini, pengunjung yang belum divaksin, bisa kita vaksin,” ungkapnya.
Selain itu, Kang Emil mempersilahkan restoran yang memiliki ruangan outdoor untuk makan di tempat, seperti warung makan lainnya, namun tetap dibatasi.
“Kalau restorannya indoor 100 %, take away,” pungkasnya.













