Pewarta: Dwi Arifin
Koran SINAR PAGI (Kabupaten Bandung)-, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung. Kunjungan kerja dalam rangka membahas bantuan dari pemerintah provinsi, pengembangan Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes dan Pilkades.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Baraat, Dr.Ir.H.Dicky Saromi,M.Sc saat bertemu kepala desa yang menerima program Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PT. Shopee Internasional Indonesia untuk transformasi desa digital di Jawa Barat agar terus berkembang.
“Digitalisasi desa serta e–commerce penyebaran, penjualan, pembelian, serta pemasaran barang atau jasa yang mengandalkan sistem elektronik melalui Shopee telah diminati masyarakat. Melalui program kerjasama ini ditargetkana produk bumdes dapat memiliki rating bintang 5. Dulu yang sering terhambat akses sekarang dapat by pass atau menempuh jalan pintas menembus pasar yang lebih luas. Jadi jangan sampai Bumdesa hanya dibentuk saja. Tapi harus memberikan manfaat seluas-luasnya.
Pada pertemuan tersebut Kepala DPMD Jabar, sempat membagikannya laptop untuk perwakilan BUMDesa di kabupaten Bandung yang mendapatkan bantuan dari Shopee Center UMKM Jabar Go Digital pada tahap kedua. Acara pembagian berlangsung di aula DPMD Kabupaten Bandung(13/10).
Program inovasi kolaborasi itu diharapkan mampu mendorong pemulihan ekonomi desa. Melalui pemasaran produk-produk BUMDesa hingga ke level nasional atau bahkan internasional. Sekaligus membantu peningkatan kapasitas sumber daya manusia atau SDM BUMDesa di daerah.

Kepala Desa Mekar Maju, Usep Benjamin mengungkapkan hari ini desa Mekar Maju memperoleh program percontohan dari pemerintah provinsi bersama shopee. Kalau di Kecamatan Pasirjambu ada dua desa, Mekar Maju dengan Cisondari. Alhamdulillah desa Mekar Maju sebagai penerima manfaat yang diutamakan. Sehingga kedepannya kita untuk menjual bahan produksi Bumdesnya melalui marketplace memperolah kemudahan, kelancaran dan kontinyuitas. Serta diprediksi mampu mendapatkan kuantitas penjualaan yang banyak. Ungkapnya didampingi pendamping desa di kantor DPMD Kabupaten Bandung













