Hukum & Kriminal

Belum 24 Jam, Pencuri di Panti Asuhan Bima Sakti Sukabumi Dibekuk

adminsigiku.com
×

Belum 24 Jam, Pencuri di Panti Asuhan Bima Sakti Sukabumi Dibekuk

Sebarkan artikel ini

Foto : Ilustrasi (AI)

Pewarta : Fadhel

Kabupaten Sukabumi – Belum genap 24 jam setelah dilaporkan, kasus pencurian yang menggegerkan Panti Asuhan Bima Sakti, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, berhasil diungkap.

Terduga pelaku berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti yang sebelumnya raib dari panti. Pengungkapan cepat ini tak lepas dari gerak cepat aparat kepolisian yang dibantu masyarakat setempat.

Pencurian tersebut sempat membuat pengurus Panti Asuhan Bima Sakti terpukul. Sejumlah barang yang selama ini digunakan untuk menunjang operasional panti dan kebutuhan anak – anak asuh hilang digondol pelaku.

Barang yang dilaporkan raib di antaranya sepeda Motor, Laptop, HP (telepon genggam) hingga berbagai kebutuhan harian. Namun, keresahan itu tak berlangsung lama.

Informasi yang dihimpun di lapangan segera dipetakan. Sejumlah petunjuk ditelusuri hingga keberadaan terduga pelaku berhasil diidentifikasi.

Dalam proses pengungkapan tersebut, salah seorang anggota Polda Metro Jaya, Aipda Eka Rahayu, yang kebetulan tengah berada di Sukabumi, turut membantu melakukan penelusuran.

Ia memetakan informasi yang diperoleh, mencocokkan sejumlah petunjuk serta menelusuri keberadaan terduga pelaku hingga akhirnya posisi pelaku diketahui.

Pengasuh Panti Asuhan Bima Sakti, Idris, mengapresiasi langkah cepat tersebut. Menurutnya, pengungkapan kasus dalam waktu kurang dari 1×24 jam menjadi bukti bahwa respons cepat dan ketelitian aparat sangat menentukan dalam penanganan kasus kriminal.

“Sangat luar biasa. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, beliau mampu menemukan pelaku. Informasi dipetakan, diteliti, dan diterjemahkan dengan begitu teliti hingga pelaku segera tertangkap,” ujar Idris, Minggu (6/9/2026).

Upaya pencarian juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kecamatan Kadudampit ikut bergerak memberikan informasi serta membantu menyisir sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan terduga pelaku.

Kolaborasi tersebut membuat proses pencarian berlangsung cepat. Aparat dan warga saling bertukar informasi hingga akhirnya terduga pelaku berhasil diamankan.

Idris pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Ia berharap respons cepat dan pelayanan terhadap masyarakat seperti itu terus dipertahankan.

“Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Semoga ke depan semakin banyak aparat kepolisian yang mengabdi dengan sigap, tanggap, dan melayani masyarakat secepat kilat,” ungkapnya.

Tak hanya pelaku yang berhasil diamankan, sejumlah barang milik panti yang sebelumnya dilaporkan hilang juga berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pihak Panti Asuhan Bima Sakti.

Kembalinya barang-barang tersebut menjadi angin segar bagi pengurus panti. Aktivitas pelayanan dan pemenuhan kebutuhan anak-anak asuh pun dapat kembali berjalan seperti biasa.

Kasus ini sekaligus memperlihatkan bahwa kecepatan respons aparat, ketelitian dalam menelusuri informasi, serta keterlibatan masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam mengungkap tindak pidana.

Di tengah keresahan akibat aksi pencurian, kerja sama tersebut menjadi pesan tegas bahwa laporan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Kurang dari 24 jam, jejak pelaku berhasil ditemukan. Barang yang hilang kembali. Dan keresahan pengurus serta anak-anak panti pun perlahan terjawab.