Politik & Pemerintahan

Resmikan Dua Destinasi Wisata di Sukabumi, Bukti Keseriusan Gubernur Bangun Fasilitas

adminsigiku.com
×

Resmikan Dua Destinasi Wisata di Sukabumi, Bukti Keseriusan Gubernur Bangun Fasilitas

Sebarkan artikel ini

Pewarta : Ayi Suherman

Kabupaten Sukabumi – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan dua obyek wisata di Kabupaten Sukabumi sekaligus, yakni obyek wisata Pantai Karang Hawu dan Curug Sodong yang masuk kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Setelah di revitalisasi dua objek wisata di Kabupaten Sukabumi menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi Jawa Barat, terhadap penyematan status Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGG) oleh UNESCO.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, seusai meresmikan wajah baru destinasi wisata Pantai Karang Hawu dan Curug Sodong di Pantai Karang Hawu, Desa/Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Kamis (10/02/2022).

“UNESCO ngasih deadline, jangan cuma gelarnya saja tapi tidak ada bukti pembangunan destinasi wisatanya,” ucapnya.

Jadi Pemprov Jabar beserta Pemkab Sukabumi, satu persatu merevitalisasi fasilitas objek wisata, untuk mempertahankan pengakuan Geopark dari UNESCO yang sertifikasinya dibatasi waktu.

“Sekarang dua tempat destinasi pariwisata di Kabupaten Sukabumi ini bisa diresmikan, saya yakin dengan penataan seperti ini bisa membawa peningkatan perekonomian bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, rasa nyaman dan aman saat berkunjung ke lokasi wisata menjadi faktor pengunjung betah untuk berlama-lama menghabiskan waktu ditempat wisata.

“Kalau wisatawan nongkrong lebih lama pasti mereka lapar, pengunjung pasti akan lebih banyak berbelanja terutama jajanan yang disuguhkan para pedagang yang ada di lokasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, seiring dengan kebangkitan ekonomi yang menjadi sebuah harapan, pemerintah terus membangun, setelah banyak anggaran terrepofusing dampak Pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.

“Selain itu juga kang Emil berpesan kepada masyarakat, dikarenakan kasus Covid parian Omicron sedang naik, tapi hospitalisasi rendah, itu menandakan pentingnya kita menjaga prokes,” pungkasnya.