Pewarta : Sermon Simanihuruk
Koran SINAR PAGI, Bangka,- Bupati Bangka Mulkan, SH., MH, melantik 170 Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bangka di gedung Sepintu sedulang, Senin (14/02/2022).
Bupati menyampaikan agar sejumlah pegawai yang dilantik dapat mengemban tugas dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya.
“Selamat kepada para pegawai yang pada hari ini telah kita lantik. Inilah yang merupakan momen yang ditunggu tunggu Sehingga mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil ( PNS )secara 100 persen,” jelasnya.
Mulkan juga menyebutkan bahwa setelah resmi dilantik, pegawai akan segera mendapatkan Surat Keputusan (SK). Setelah melakukan tugas dalam kurun waktu satu tahun, Pegawai Negeri Sipil akan mendapatkan pelatihan dan pendidikan. Tak lupa ia mengingatkan bahwa usai pelantikan, terdapat suatu peraturan yang mengikat para Pegawai Negeri Sipil.
“Sesuai PP 11 tahun 2017 tentang manajemen kepegawaian, setelah melakukan tugas setahun (pegawai) mendapatkan pelatihan dan pendidikan, bahwa PNS harus dilantik. Maka hari ini kita lantik,” lanjutnya.
Mulkan juga menginginkan agar para pegawai yang telah dilantik dapat terampil dan inisiatif dalam melaksanakan tugas. Ia pun turut menyampaikan harapannya kepada para pegawai untuk tidak pindah dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.
“Pekerjaan itu kita yang meminta, bukan sebaliknya kita yang mencari pekerjaan. Jadi, apapun aturan yang ada di Pemerintah Kabupaten Bangka, harus dijalankan dengan benar,” tegas Mulkan.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Bangka, Baharita, mengungkapkan bahwa sebanyak 170 pegawai dari sejumlah golongan dilantik oleh bupati.
“Semua ada 170 pegawai yang dilantik, daftarnya itu ada 2 pegawai golongan IIa berjenis kelamin laki-laki, IIc satu pegawai laki-laki dan 20 pegawai perempuan. Golongan IIIa sejumlah 47 pegawai laki-laki serta 82 pegawai perempuan”, jelas Baharita.
Ia pun menyampaikan harapannya kepada pegawai yang telah dilantik untuk tidak mengajukan pindah sebelum 10 tahun masa tugas serta meminta kepada seluruh pegawai untuk disiplin dan melaksanakan pembuatan SKP.
“Jangan tidak disiplin. Bekerja dengan sebaik-baiknya. Terus kita juga tadi tekankan masalah SKP yang harus dibuat sebenar-benarnya,” tutup Baharita.













