Pewarta : Tono.Efendi
Koran SINAR PAGI, (Kota Tasikmalaya)- Wacana berdirinya Sekolah Menengah Negeri Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Tasikmalaya, yang rencana akan berdiri diwilayah Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, kini desakan warga serta tokoh masyarakat di Bungursari untuk segera mendirikan SMKN 5 semakin kencang.
Bahkan tim Prakasa pembentukan panitia berdirinya SMKN 5 Bungursari kini telah terbentuk.
Bahkan dalam acara sosialisasi rencana berdirinya SMKN 5 Bungursari, yang berlangsung Selasa (12/4/2022) pagi tadi di Aula Kantor Kecamatan Bungursari yang dihadiri langsung Camat Bungursari Sodik Sunandi, serta beberapa elemen masyarakat dari mulai para lurah diwilayah Bungursari, Tokoh Masyarakat dan Pemuda serta dari Forum Bungursari Bersatu.
Humas Tim Prakasa Pembentukan berdirinya SMKN 5 Bungursari, Tatang Surahman dalam sosialisasi di forum tersebut menyampaikan, jika dirinya bersama tim akan berjuang semaksimal mungkin sampai titik darah penghabisan untuk mewujudkan berdirinya SMKN 5 ini di wilayah Kecamatan Bungursari.
Menurut Tatang, apa yang kita lakukan ini merupakan aspirasi masyarakat Bungursari dan salah satu .bentuk kepedulian tim prakasa terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda khususnya di wilayah Bungursari.
Sebagaimana yang kita ketahui, masih kata dia, system PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) menggunakan aturan jarak atau zonasi. Dan ini bagi masyarakat diwilayah Bungursari tentunya sangat dirugikan dengan system’ zonasi, apalagi bagi anak anak peserta didik yang menginginkan bersekolah di Sekolah Lanjutan Atas tingkat Negeri.
“Sebetulnya wacana berdirinya SMKN 5 ini telah bergulir pada tahun 2018 lalu, namun sayangnya prosesnya tertunda dan sempat terputus. Dan kini tim Prakasa yang terdiri dari unsur unsur kelembagaan kembali menyatukan paham dan pandangan untuk meneruskan serta memperjuangkan kembali berdirinya SMKN 5 di Bungursari”, kata Tatang yang berharap sekolah ini siap dibangun dan berdiri pada 2023 mendatang.
Berdirinya SMKN 5 Bungursari yang rencana berlokasi di wilayah Kelurahan Sukajaya atau Sukarindik, sebetulnya bertujuan untuk melepaskan keluhan keluhan masyarakat yang selalu rutin dikeluhkan setiap tibanya PPDB, dimana para orang tua dan peserta didiknya yang ingin melanjutkan ke jenjang sekolah lanjutan atas tingkat Negeri selalu terkendala dengan masalah zonasi.
“Alhamdulilah dengan pertemuan ini, secara umum peserta forum telah sepakat dan optimis kedepan untuk bersama sama meperjuangkan berdirinya SMKN 5 di wilayah Bungursari. Apalagi hal ini telah mendapat respon positif dan restu dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat wilayah XII,” ucap Tatang kepada koran Sinar Pagi usai rapat sosialisasi tadi.
Bahkan Tatang sempat menyinggung terkait alasan terhentinya rencana berdirinya SMKN di Bungursari pada 2018 lalu.
Tatang kembali menjelaskan, salah satu alasan mengapa terhenti saat itu, disinyalir ada pihak pihak tertentu yang tidak berharap dengan keberadaan SMKN diwilayah Bungursari. Karena katanya sudah ada SMK swasta diwilayah tersebut yang disinyalir yayasannya milik salah satu Pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya. Sedangkan untuk segala proses persyaratan serta realisasi rencana pembangunan SMKN 5 Bungursari, harus ada tanda tangan Pimpinan Dewan.
Bahkan dengan nada serius, Tatang kembali menegaskan, jika saat ini ada pihak pihak yang tidak setuju dengan berdirinya SMKN 5 Bungursari, dirinya tak segan segan akan mencap pihak yang menolak sama saja tidak memiliki rasa pancasilais.
“Pokoknya jika ada pihak pihak yang nantinya tidak setuju atau menolak berdirinya SMKN 5 Bungursari, berarti orang tersebut tidak pancasilais, tidak peduli dengan dunia pendidikan dan masa depan generasi muda Bungursari yang sudah jelas ingin maju dan berkembang dibidang pendidikan seperti daerah daerah lainnya. Bahkan tim tak segan segan akan men justice kepada pihak yang menolak, karena niat baik kita ini ikhlas untuk kepentingan serta memberikan manfaat bagi masyarakat banyak bukan untuk kepentingan segelintir orang,” tegas nya.
Hal senada diungkapkan Ketua Forum Bungursari Bersatu- Jajang. Kepada Wartawan dirinya sangat berharap sekali ada sekolah lanjutan negeri di wilayah Bungursari.
“Forum Bungursari Bersatu sangat setuju dengan berdirinya SMKN 5 Bungursari. Ini impian masyarakat Bungursari sejak dulu dimana masyarakat menginginkan sekolah lanjutan Negeri. Masalah tempat kita tidak mempersalahkan yang penting lokasi dan tempat SMKN 5 itu ada diwilayah kecamatan Bungursari,” ujar Jajang.
Terpisah, Camat Bungursari Sodik Sunandi mengaku dirinya mendukung keinginan warga Bungursari untuk mendirikan SMKN diwilayahnya.
“Selagi itu baik dan sangat bermanfaat untuk warga Bungursari, tentunya hal ini perlu kita support dan dukung, apalagi ini menyangkut kepentingan dunia pendidikan khususnya masa depan generasi muda Bungursari yang mendambakan sekolah lanjutan tingkat Negeri,” kata Camat Sodik.
Pihaknya menyadari, jika selama ini anak anak lulusan SMP yang ingin melanjutkan ke sekolah lanjutan negeri, tidak sedikit para orang tua mengeluh dengan system’ zonasi. Dan rasanya wacana untuk berdirinya SMKN 5 Bungursari, perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Termasuk masalah lokasi dan tempat yang akan dibangun sekolah tersebut.
“Nantinya akan ada tim kajian khusus, dan tentunya dalam penentuan lokasi serta tempat diharapkan jangan sampai menimbulkan gejolak dimasyarakat. kita harus perhatikan aspek sosialnya juga. Yang terpenting kita sebagai aparatur pemerintahan di kecamatan apalagi ini demi kepentingan dan kemajuan dunia pendidikan, mendukung sekali berdirinya SMKN 5 di Bungursari,” katanya.
Oleh karena itu, masih kata Camat Sodik, jika masyarakat Bungursari ingin segera mewujudkan impian berdirinya SMKN 5, kini harus lebih bersatu dan all out untuk memperjuangkan berdirinya sekolah negeri tersebut, pungkasnya.













