Pewarta : Frans Ganyang
Koran SINAR PAGI. Kab. Bogor,- Adanya temuan terkait agunan perbankan (pinjaman karyawan) PT. SIMON kian mencuat ke publik, berdasarkan laporan masyarakat (karyawan) kepada Sinar Pagi, menyatakan banyak ditemukan kejanggalan – kejanggalan, terindikasi di tunggangi unsur kepentingan.
Menurut laporan narasumber kami yang enggan dipublis namanya, untuk pengajuan pinjaman ke salah satu Bank, ternyata setiap karyawan, masing – masing dikenakan pemotongan administrasi yang nilainya cukup fantastis dan tidak masuk akal bahkan terindikasi di luar prosedur.
Di duga kuat pemotongan administrasi senilai Rp. 4.000.000, – (empat juta rupiah) via sistem dan Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) secara tunai di serahkan kepada HASAN selaku karyawan PT. SIMONE merangkap eksekutor dan koordinator untuk merekrut karyawan yang hendak mengajukan pinjaman dengan angka yang variatif, hanyalah akal – akalan saja demi kepentingan pribadi semata.
Adanya temuan seputar pinjaman karyawan PT. SIMONE, sebelumnya sudah kami klarifikasi terhadap ke dua belah pihak baik pihak Bank inisial, ASB dan HASAN, akan tetapi kedua belah pihak masih slow response tidak kooperatif, sudah beberapa kali di hubungi via phone dengan pesan whatsapp mereka masih bungkam. hingga berita ini kami tayangkan keduanya masih blm ada tanggapan.













