Pewarta – Roy P
Kota Ambon – Mengantisipasi potensi bahaya yang dapat disebabkan bencana alam, PT Pertamina (Persero) Regional Maluku kembali mengadakan latihan dan simulasi keadaan darurat.
Kegiatan yang dikemas dalam simulasi organisasi keadaan darurat (OKD) ini, merupakan salah satu cara untuk menguji kehandalan sistem penanggulangan keadaan darurat di lingkungan Pertamina serta memberi bekal kesiapsiagaan kepada para pekerja dan mitra kerja, khususnya di lingkungan Integrated Terminal Wayame Ambon.Jumat (27/01/2023)
Menurut Busro Sihabudin Bustomi Senior superfasel Ererestik yang sempat kami wawancarai “katakan kegiatan simulasi hari ini telah selesai kita laksanakan OKD untuk di integrated terminal Wayame di Pertamina, Kegiatan simulasi tersebut di mulai sekitar jam 08 -15 dan selesai di jam 10,
“Jadi kami juga ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa”kegiatan kami telah selesai,Jadi kemarin brita tentang sirine itu telah selesai kita lakukan.l dan laksanakan,Jadi kegiatan ini juga kami di support juga dengan his rigent itu mensupport kami untuk kegiatan ini dalam rangka bulan k 3 ini adalah rangkaian di area sala satunya kegiatan dari peringatan bulan ka 3 disamping ini juga nanti ada kegiatan kegiatan lainya,” ujarnya.
Lanjut Senior superfasel Ererestik Busro Sihabudin Bustomi kalau sero eksiden itu memang target kami,dan kami akan selalu menjaga itu,sala satunya adalah dengan kami melakukan keadaan darurat ini? sehingga kalaupun ada kejadian bisa secepatnya kami tangani jadi kami tetap disamping itu juga setiap hari Senin,kami mengadakan yang namanya monitok itu adalah searing kami untuk saling mengingatkan terutama aspek hsse juga kita bahas disitu selain aspek operasional kami, pungkasnya.













