Pewarta: Sermon Simanihuruk
Koran SINAR PAGI,- Bangka,- Bupati Bangka Mulkan S.H.M.H., Family, gathering peresmian kawasan, konservasi Mangrove sebagai pusat Studi, perikanan ecologi lingkungan dan pemberdayaan, Masyarakat binaan karang taruna kabupaten kelekak, bantun karang taruna eco garden Jl. bantun desa Pagarawan Kecamatan, Merawang Minggu (19/03/2023)
“Hadir Direktur Jenderal Pemberdayaan, Masyarakat Kementerian Sosial RI, Bapak Arif Mahari Koordinator karang, taruna dan (TKSK) Kementerian Sosial RI, Ibu Masi Tutu, Koordinator Nilai-Nilai Kepahlawanan Kementerian Sosial, RI, Bapak Tri Wiyanto Sekjen Karang Taruna pusat, Bapak, Sarijudin, M.Si., Kepala Dinas Sosial Bekasi, Bapak Dindin Samsudin, M.Si., pimpinan (DPRD) Kabupaten Bangka, Bapak Rendra Basri Ketua Tim, Penggerak (PKK) Kabupaten Bangka
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka, Bapak Ujang Suprianto dan para pengurus, Kapolres, Bangka diwakili Kapolsek Merawang dan jajaran Kapolsek Bakam, Ibu Ipda, Wilia, para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bangka, Danramil Kecamatan Merawang Camat Merawang dan Ketua Tim, Penggerak, (PKK) Merawang Rektor (UBB) diwakili Ibu Dr., Endang, Tutor Dr. Arif Ketua Karang, Taruna Kecamatan se, Kabupaten Bangka Kades, Pagarawan dan Perangkat Desa”,ucap Mulkan,
“Kami selaku kepala daerah bagaimana kita untuk memberi, kesempatan dan Memberdayakan, Organisasi di daerah kita, selaku pembina, Tidak mungkin kegiatan itu tanpa diiringi anggaran, Tidak akan berkembang terhadap organisasi, tersebut, Apalagi karang taruna ini tersebar di (62) desa, dan (19) kelurahan Sehingga kami, bersama-sama dengan (DPRD) bagaimana pemerintah memberi support kepada, Organisasi di Kabupaten Bangka,
Sinergitas dari semua pihak, karena tanpa kekompakan, otomatis menjadi hambatan bagi kita semua, Ini perlu kita, saling mengisi saling Mendukung terhadap kegiatan itu agar kegiatan dapat, berjalan baik, Yang kedua apa yang saya sampaikan bahwa karang taruna harus, berada di tengah Masyarakat, Menempatkan diri terutama memberi suatu komunikasi, Informasi dan edukasi dari kalangan milineal “,jelas Mulkan,
“Supaya memiliki perencanaan ke depan, jangan sampai berdiam diri, Jangan sampai pemuda-pemuda kita kebingungan, apalagi tamat kuliah Pada, saat kuliah kita sudah memikirkan Mau jadi apa, tidak bisa hanya, Mengambil titel saja “,terangnya,
Titel itu tidak bisa dibelanjakan, harus, ada pekerjaan, Ini yang saya sampaikan kepada karang taruna Bahwa karang taruna harus, berkreasi, tidak bisa ketergantungan, Pemerintah hanya satu tahun sekali, Itu pun tergantung kepala daerahnya kata”,Mulkan,
“Ketiga bahwa karang taruna jangan berpangku tangan, tetapi harus tetap harus menjalin hubungan-hubungan dengan masyarakat, dan para pelaku usaha di Kabupaten Bangka, Karena, tantangan kita makin hari makin berat, Apalagi dana-dana pusat makin hari Makin sedikit, karena pemerintah pusat juga menilai, Mengevaluasi sudah sejauh mana dana yang digunakan, Tidak mungkin di support terus Menerus, Jangan, semata-mata tergantung dengan bapak kita, tetapi bagaimana selaku, anak berusaha, berkreasi Ini saya sampaikan kepada semua Organisasi ungkap”,Mulkan.













