Pewarta – Roy P
Kota Ambon – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang, sejumlah partai politik mulai mempersiapkan diri, salah satunya, dengan menggelar penjaringan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Maluku.
Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, usai rapat penjaringan para calon legislatif mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi untuk pembahasan calon anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota Wilayah Provinsi Maluku.
“Jadi kita sudah melakukan proses pembahasan, dan telah menetapkan calon untuk DPRD Kabupaten/Kota, untuk seluruh Dapil (Daerah Pemilihan) dan juga DPRD Provinsi untuk seluruh Dapil,” ungkapnya.
Menurutnya, PDIP sudah menyelesaikan proses tersebut, karna partai ini partai open yang sekalipun kegiatannya dilakukan secara tertutup, tapi secara komunikasi telah di putuskan daftar nama calon.
“Jadi nama – nama calon ini akan diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat untuk di tetapkan pada waktunya nanti,” jelas Benhur, Senin (27/3/2023) lalu.
Dikatakan, seharusnya dalam rapat pembahasan penjaringan Bacaleg, kita bisa secara maksimal melakukan sosialisasi dan turun ke lapangan.
“Apalagi bapak Ketua DPD PDI-P Provinsi Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail juga mengatensikan kerja-kerja pemenangan ini harus dilakukan secara gotong – royong,” ujarnya.
Diakuinya, bahwa Persiapan PDIP untuk menyongsong Pemilu 2024 sudah lakukan secara baik, khusus konteks pembahasan dan penetapan pada level DPD PDI-Perjuangan untuk calon-calon yang diusulkan ke Pusat (Jakarta).
“Sebagaimana yang disampaikan oleh DPP PDI-Perjuangan dalam arahannya, untuk kerja pemenangan ini, kita ingin memastikan bahwa kekuatan gotong – royong ini yang kita galakan untuk kepentingan partai dan kita telah membuat target untuk calon DPR-RI dengan dua kursi dari empat kursi yang tersedia,” imbuhnya.
Dikatakan lagi, PDI-P Maluku optimis, karna di Tahun 2019 kemarin bisa memperoleh suara yang sangat signifikan, dan menduduki peringkat pertama, karena itu harus ada target supaya proses pemenangan ini berjalan dengan maksimal.
“Kita petakan saja secara sederhana bahwa, target kita harus mencapai 300.000 suara, karena kemarin kita bisa meraih 200.000 suara, jadi kalau tambah seratus ribu suara, didukung dengan kader yang potensial, kita mampu untuk meraih suara rakyat di 11 kabupaten/kota,” ujar Benhur optimis.
Pihaknya ingin memastikan bahwa rakyat tetap memberikan pilihan kepada PDI-P sebagai partai yang menolak ditundanya Pemilu, menolak juga cara-cara dan trik politik, “Kita tetap secara konstitusional” tegasnya.













