Mewujudkan Keamanan Dalam Islam

0

Oleh : Siti Saadah (Ibu Rumah Tangga)

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Pol Fadil Imran berencana menjadikan program Polisi RW secara naaional. Yang nantinya akan ditempatkan di setiap wilayah dan diharapkan dapat nencegah gangguan keamanan, ketertiban dengan masyarakat ( kamtibmas).

Polisi RW diluncurkan untuk tugas dan fungsinya. Sebanyak 32.000 polisi resmi menjadi Polisi RW, program Polisi RW dicestuakan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Lounching Polisi RW digelar di halaman Gedung Sate, Kota Bandung acara dipimpin oleh Kepala Pemelihara keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Fadil Imran, bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di dampingi oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Akhmad Wiyagus.

Polisi RW merupakan program dari Kepolisian untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat dengan basis Kewilayahan. Polisi Rw akan berkomunikasi dan berkonsolidasi dengan Ketua RW, termasuk bersama dengan tokoh masyarakat setempat.

Puluhan ribu Polisi akan bertugas khusus di 70.000 lebih RW yang ada di 27 Kabupaten, Kota di Jawa Barat. Adanya Polisi RW diharapkan dapat meminimalisir gangguan masyarakat termasuk saat pemilu nanti. Kompas.TV

Dengan adanya Polisi RW merupakan bentuk upaya Polri untuk menyentuh masyarakat level mikro. Dimana SOP Polisi RW sudah baku instruksi dari Baharkam Polri, pahami dan harus diterapkan.

Polisi RW berperan untuk mendengarkan, menerima, berempati terhadap keluh kesah, keresahan, keinginan, harapan dan permasalahan di masyarakat.

Dengan adanya program tersebut berharap agar momentum tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya untuk selalu berkomunikasi maupun bertegur sapa dengan masyarakat, sehingga bisa menghilangkan kesan-kesan polisi yang arogan.

Sebagai umat islam kita wajib menerapkan nilai-nilai islam agar dapat mewujudkan keamanan. Selain itu, seperti yang sudah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, bahwa menerapkan nilai-nilai syariat islam dan hukum-hukumnya dalam kehidupan sehari-hari akan membantu dalam menjaga stabilitas keamanan itu sendiri.

Islam memberikan edukasi akidah, Disana ada pemahaman bahwa Allah SWT tidak menyukai seseorang yang berbuat kerusakan sebagaimana dalam firman Allah SWT :” Dan diantara mereka ada orang-orang yang beriman kepadanya(Al-Qur’an), dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Sedangkan Tuhannu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan (QS. Yunus:40)

Maka dari itu, untuk menjamin keamanan umat islam dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu dari diri sendiri (keimanan) yang kokoh dan dari negara yang memberikan jaminan keamanan untuk mewujudkan kehidupan yang baldatun thoyyi batun wa rabbun ghofur.

Semua sistem kehidupan ini memang hanya mampu diwujudkan jika sistem islam ini diterapkan secara sempurna dan menyeluruh di seluruh kehidupan manusia dalam bingkai negara. Dengan begitu, segala bentuk kekerasan dan kejahatan akan minimal ada. Kemaslahatan dan kesejahteraan hidup pun akan lebih mudah tercapai. Wallahu a’lam bi ash-shawwab