Oleh : Eni Nuraeni, M.Si
Mahasiswa KUEKERTA Kelompok 8 Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengadakan “Edukasi Pemanfaatan Lahan” bersama Masyarakat Desa Kedung Soka, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang.
Dalah satu program yang diimplementasikan yakni mengajak masyarakat sekitar, dalam pemanfaatan lahan dengan menanam tanaman daun kelor dan tumbuhan obat tradisional.
Dalam memaksimalkan pemanfaatan lahan tersebut, kelompok 8 mahasiswa UIN SMH BANTEN bahkan gencar melakukan penyuluhan kepada masyarakat, yang melibatkan anggota kelompok Penggerak PKK,kelompok Tani, para masyarakat serta aparat Desa.
Sumber daya alam adalah sesuatu yang berasal dari alam dan memiliki nilai potensi serta dapat digunakan dalam kehidupan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Salah satu bentuk pemanfaatan lahan yang sering digunakan dalam memenuhi kebutuhan adalah lahan kosong. Jika kita dapat memanfaatkan lahan kosong dengan baik, maka masyarakat akan mendapatkan keuntungan yang besar utamanya dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari serta dapat menambah pendapatan masyarakat. (Nopriawan Mahriadi, 2021: 218).
Pemanfaatan lahan kosong digunakan agar lahan yang terbengkalai atau kosong dapat dimanfaatkan menjadi lahan menanam tanaman yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. (Dholina Inang Pambudi, 2018 : 348).
Dalam program kerja Mahasiswa KUKERTA kelompok 8 yang bertempat di Kelurahan Desa Kedung Soka melihat potensi lahan kosong di sekitar lingkungan kelurahan dimanfaatkan ditanami seperti daun kelor, kunyit, sere, dan kencur serta tanaman lainnya.
Pemanfaatan lahan kosong yang ada di sekitar Kelurahan Desa Kedung Soka menjadi salah satu program kerja yang akan dilaksanakan selama menjalankan pengabdian itulah sebabnya dengan adanya lahan kosong yang tak terpakai ini bisa diubah menjadi lahan yang dapat menghasilkan dan mempunyai daya guna sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga setempat untuk menggunakan lahan kosongnya dengan lebih baik lagi.
Pemanfaatan lahan kosong bertujuan agar lahan yang awalnya tidak digunakan dapat menghasilkan sebuah tanaman yang berguna dan dapat diambil manfaatnya oleh warga.
Selain itu, Salah satu tujuan kegiatan ini juga adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta pemanfaatan masyarakat Kelurahan Desa Kedung Soka dalam pengelolaan tanaman disekitar. Sehingga tanaman yang banyak tumbuh tersebut mempunyai manfaat bagi masyarakat desa sebagai bahan konsumsi atau
obat keluarga.
Selain itu manfaat adanya kegiatan ini adalah meningkatkan daya saing masyarakat dalam hal pemberdayaan, sehingga masyarakat Kelurahan Desa Kedung Soka bisa lebih mandiri karena bismemanfaatkan tanaman disekitar dan apotek hidup yang telah dibuat.
Maka dari itu, penggunaan tanaman ini sebenarnya sangat mungkin dan sangat bisa dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Desa Kedung Soka, mengingat di daerah ini banyak sekali tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai bahan obat-obatan herbal dan tanaman-tanaman lain yang dapat dikonsumsi. Akan tetapi hal ini masih jarang sekali dilakukan oleh masyarakat, mengingat memang masih minimnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah tanaman yang ada.
Dengan adanya kegiatan menanam tanaman tersebut maka perlu adanya peningkatan pengetahuan kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman disekitar untuk dijadikan sebagai tanaman obat dan dapat menjadi kegiatan baru warga untuk menggunakan lahan kosong yang tidak terpakai menjadi lahan yang dapat menghasilkan.











