OPINI/Artikel

Kabel Menjuntai Memakan Korban

adminsigiku.com
×

Kabel Menjuntai Memakan Korban

Sebarkan artikel ini

Oleh : Salsabilla Rida (Ibu Rumah Tangga)

Kabar tidak mengenakan kembali terdengar, pengendara Mmotor tewas usai terhalang kabel di Bandung.
Korban mengerem dadakan karena diduga terhalang kabel yang melintang. Seorang pengendara motor yang dikabarkan itu berinisial Y (50 tahun) tewas usai terjatuh setelah mengerem mendadak di Jalan Moch Toha- Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/9/2023) dini hari. Ia mengerem dadakan karena diduga terhalang kabel yang melintang.

Kasatlantas Polresta Bandung Kompol Mangku Anom mengatakan, peristiwa kecelakaan yang menewaskan seorang pengendara motor terjadi di Jalan Moch Toha-Dayeuhlokolot, Sabtu (9/9/2023) dini hari. Korban terjatuh karena mengerem mendadak diduga terhalang kabel yang melintang. Kasihan.

Ketika di tempat kejadian diduga terhalang kabel melintang sehingga pengendara sepeda motor kaget dan melakukan pengereman mendadak yang mengakibatkan kecelakaan,” ucap dia saat dihubungi, Sabtu (9/9/2023).

Bukan kaget ketika mendengar peristiwa kecelakaan di jalan raya, karena tidak sedikit kita mendengar, hanya saja ketika diakibatkan kabel yang melintang tentu ada beberapa hal penyebabnya, bukan murni kecerobohan pengendara.

Kita bisa melihat banyak penggalian di pinggir jalan raya dan ketidak rapihannya, sebagai masyarakat pengguna jalan kita memang harus waspada, hanya saja kita meski fahami haruslah semua elemen memperhatikan faktor keselamatan.

Di era kini banyak sekali proyek pembangunan atau perbaikan kabel listrik PLN seiring perkembangan industri dan penduduk. Kebutuhan akan listrikpun semakin meningkat.

Negara adalah pondasi pertama dalam keamanan dan kenyamanan masyarakatnya. Semoga selalu bisa belajar dari peristiwa peristiwa yang terjadi, karena nyawa manusia teramat berharga.

Dalam pandangan Islam, seorang pemimpin adalah perisai rakyatnya, Bahkan ketika ada jalan yang berlubang saja menjadi bahan renungan, takut kalau ada hewan yang terperosok. Apalagi di masa kini. Kemajuan yang sangat besar dalam kehidupan serta mobilitas tinggi menjadikan masyarakatpun banyam beraktivitas dan memadati jalan jalan raya.

Satu nyawa yang hilang adalah renungan bagi semua pihak, agar hal ini tidak pernah terulang kembali.
Semoga lebih baik dalam pelayanan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Karena masyarakat maju, pembangunan yang melesat selalu diawali dengan perngaturan yang baik.