Oleh Dudung Nurullah Koswara
(Praktisi Pendidikan)
Para pahlawan adalah orang yang tidak berpikir kepentingan dirinya melainkan berkorban diri untuk kepentingan bangsa dan orang lain. Bukan pahlawan kalau berjuang, memperjuangkan sesuatu untuk diri sendiri, untuk jabatan diri.
Pasca kemerdekaan RI banyak hal yang harus dilakukan bangsa Indonesia. Setidaknya jadilah warga negara yang memberi, produktif melakukan, menghasilkan sesuatu. Kalau tak mampu menciptakan sesuatu, maka lakukan sesuatu yang baik.
Mengisi kemerdekan tentu lebih baik dari menikmati kemerdekaan. Doeloe para pahlawan berjuang dan menderita untuk kemerdekaan, maka kini kita berjuang dan “menderita” untuk mengisi kemerdekaan. Kebersamaan dalam tindak dalam mengisi kemerdekaan adalah utama.
Sejatinya setiap orang, setiap profesi berbuat yang terbaik, prestatif dan dedikatif. Apa yang bisa kita berikan pada negara adalah utama, bukan apa yang bisa kita dapatkan dari negara. Hidup di alam bangsa dan negara yang sudah merdeka secara de facto dan de jure adalah anugerah.
Apalagi di tahun politik ini, mari kita menjadi bagian dari mengisi kemerdekaan RI dengan menciptakan iklim tahun politik yang merdeka. Merdeka dari saling hujat, sebar hoaxs dan politisasi agama. Terutama politisasi agama harus sangat dihindari.
Para tokoh nasional, para Sultan Ketum Partai jangan terlalu mempolitisasi keadaan. Biarkan prosesi Pilpres pada kemauan rakyat. Siapa pun yang rakyat pilih adalah yang terbaik dan keinginan mereka sebagai pemilik kedaulatan. Termasuk bila ada pasangan sangat muda atau sangat tua, biarkan saja rakyat memilih atau tidak memilihnya.
Semoga setelah Pilpres, semua pasangan bisa bergabung dalam pemerintah. Misal Prabowo Gibran menang maka dua pasangan yang kalah masukan dalam kabinet “Indonesia Bineka Tunggal Ika”. Begitu pun ketika pasangan lain menang.
Sungguh hal terbaik dari bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan dan sejahtera bersama. Sungguh hal terburuk dari bangsa ini adalah disintegrasi, politisasi agama dan kemiskinan. Mari sahabat semua, para pembaca, apa pun profesi kita, jadilah pribadi produktif dan kontributif pada alam semesta di mana kita hidup.
Semoga spirit Sumpah Palapa, spirit Sumpah Pemuda, spirit Proklamasi Kemerdekaan dan spirit Mengisi Kemerdekaan, terus menguat dalam implementasi di keseharian bangsa kita. Bangsa kita dalah bangsa besar dalam keragaman potensi. Sunggguh Allah maha memberi keberkahan pada alam nusantara dan kebangsaan kita.











